Kabar Surabaya

Dinilai Sosok Terbuka, Pengamat Unair Puji Keputusan DPP Tunjuk Adi Sutarwijono Pimpin PDIP Surabaya

Pada era yang sangat dinamis maka partai politik harus bisa melakukan langkah-langkah yang antisipatif jika ingin tetap eksis mendapat dukungan.

Dinilai Sosok Terbuka, Pengamat Unair Puji Keputusan DPP Tunjuk Adi Sutarwijono Pimpin PDIP Surabaya
Ist
Pakar Komunikasi Politik Unair Surabaya, Suko Widodo.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Keputusan DPP PDI Perjuangan yang menunjuk Adi Sutarwijono untuk memimpin DPC PDIP Kota Surabaya, dinilai Pengamat komunikasi politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo adalah keputusan yang tepat.

Menurut Suko, pada era yang sangat dinamis seperti saat ini partai politik harus bisa melakukan langkah-langkah yang antisipatif jika  ingin tetap eksis mendapat dukungan dari publik. Salah satu caranya adalah partai politik harus menampilkan sosok yang terbuka kepada publik.

"PDIP ini kan partai yang solid. Tapi sekarang menghadapi perubahan, disrupsi, dibutuhkan orang-orang yang mempunyai kemampuan komunikasi terbuka," ucap Suko, Minggu (7/7/2019).

Adi Sutarwijono, dinilai Suko memiliki pengalaman dan keterampilan untuk melakukan hal tersebut. "PDIP dalam membangun komunikasi dengan publik, menjaga kepercayaan publik, dipegang Adi itu pas," lanjutnya.

Suko menambahkan, saat ini mayoritas partai relatif belum mampu menyampaikan penyelesaian persoalan publik secara terbuka kepada masyarakat.

Dengan kepemimpinan Adi Sutarwijono, PDIP Kota Surabaya diyakini bisa melakukan model komunikasi publik yang lebih baik untuk terus menjaga kepercayaan rakyat.

Suko pun mengamati, ketika menyelesaikan persoalan masyarakat, Adi yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Surabaya ini menyampaikan duduk permasalahannya kepada publik secara terbuka.

"Di banyak tempat, banyak partai menyelesaikan persoalan itu di ruang DPRD saja. Nah Adi memberikan penjelasan ke media, membuka kesempatan dialog dengan masyarakat, saya kira itu bagus, yang dibutuhkan publik seperti itu," ujarnya.

Menurut Suko, dengan dipilihnya Adi oleh DPP PDIP, itu menunjukkan bahwa partai berlambang banteng itu mampu melakukan regenerasi dan pengelolaan organisasi secara bagus.

"PDIP menjalankan regenerasinya bagus dibanding partai lain, sangat terorganisasi. Bahwa kemudian itu terjadi pergantian, itu hal bagus, dengan begitu ada proses regenrasi. Lebih terbuka, karir dari orang PDIP lebih tertata rapi. Partai modern seharusnya demikian," pungkas doktor komunikasi politik tersebut.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved