Kabar Tulungagung

Petugas Gabungan Pengamanan Pilkades Digeser ke Desa, Ada 8 Kecamatan Kategori Rawan di Tulungagung

Pasukan gabungan TNI, Polri dan juga Linmas ini digeser menuju desa-desa yang mengikuti Pemilu Kepala Desa (Pilkades) serentak, Selasa (9/7/2019).

Petugas Gabungan Pengamanan Pilkades Digeser ke Desa, Ada 8 Kecamatan Kategori Rawan di Tulungagung
suryamalang.com/David Yohanes
Kapolres Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung dan Plt Bupati Tulungagung saat memeriksa pasukan pengamanan Pilkades serentak. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Iring-iringan truk Brigade Mobile (Brimob) keluar dari GOR Lembu Peteng Tulungagung, Senin (8/7/2019). Selain truk pasukan, ada belasan bus yang juga mengangkut pasukan TNI dan Polri.

Pasukan gabungan TNI, Polri dan juga Linmas ini digeser menuju desa-desa yang mengikuti Pemilu Kepala Desa (Pilkades) serentak besok, Selasa (9/7/2019).

Polres Tulungagung mendapatkan bantuan pasukan BKO dari 24 Polres lain, dan Batalyon 511 Badak Hitam Blitar.

"Total pasukan mencapai 7.041 pasukan, terdiri dari TNI, Polri dan Linmas," Kata Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar saat memimpin pergeseran pasukan.

Ada 18 titik kerawanan di 8 kecamatan yang menjadi perhatian saat pelaksanaan Pilkades serentak. Delapan kecamatan itu meliputi, Kecamatan Bandung, Ngunut, Ngantru, Campurdarat, Kauman, Besuki, Pakel dan Sumbergempol.

Potensi kerawanan yang diantisipasi antara lain sabotase, teror bom, perusakan TPS, perusakan kotak suara dan surat suara.

Selain itu, pasukan pengaman juga mewaspadai intimidasi kepada pemilih dan panitia pemilihan. Dan yang selalu diingatkan adalah keberadaan para penjudi alias botoh.

"Potensi kerawanan sudah diprediksi intelejen. Tinggal dikelola agar tidak jadi gangguan nyata," sambung Tofik.

Nantinya setiap desa akan dijaga 10 hingga 15 pasukan, tergantung situasinya. Sementara di setiap kecamatan yang dianggap rawan, disiagakan satu peleton dari Brimob dan satu peleton dari Batalyon 511.

Seluruh pasukan pengamanan akan bertugas hari ini hingga Rabu (10/7/2019). Tofik menegaskan, pasukan pengamanan harus berpegang pada SOP.

"Jika ada konflik, pasukan keamanan dilarang ikut campur dalam mekanisme Pilkades," ujarnya.

Pilkades serentak di Tulungagung dilaksanakan pada Selasa (9/7/2019), dan diikuti 192 desa. Dari total 257 desa di Tulungagung, hanya 18 desa yang tidak ikut Pilkades serentak. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved