Kabar Kediri

Kebakaran Lahan Tebu Diduga Akibat Puntung Rokok Sempat Membuat Warga Kota Kediri Panik

Awalnya kebakaran lahan tebu milik Sujatmoko warga setempat hanya berupa kepulan asap. Namun beberapa saat kemudian mulai muncul kobaran api.

Kebakaran Lahan Tebu Diduga Akibat Puntung Rokok Sempat Membuat Warga Kota Kediri Panik
suryamalang.com/Didik Mashudi
Petugas PMK Kota Kediri memanjat tembok untuk memadamkan kebakaran lahan tebu di belakang Kantor Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Selasa (8/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kebakaran lahan kebun tebu kembali terjadi di belakang Kantor Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kebakaran sempat meluas namun berhasil dipadamkan PMK Kota Kediri, Selasa (8/7/2019).

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, awalnya kebakaran lahan tebu milik Sujatmoko warga setempat hanya berupa kepulan asap. Namun beberapa saat kemudian mulai muncul kobaran api.

Kejadian itu sempat mengejutkan warga dan membuat panik sehingga beramai-ramai berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Sejauh ini penyebab kebakaran lahan tebu belum diketahui. Namun biasanya kebakaran dipicu dari puntung rokok yang dibuang warga sembarangan.

Untuk memadamkan api sejumlah warga bersama dengan pegawai Kelurahan Tosaren berupaya dengan menyiram air.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menyebutkan, kebakaran lahan tebu berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil PMK tiba di lokasi.

Petugas memadamkan api yang ada di tengah kebun kebu dengan cara memanjat tembok di Kelurahan Tosaren. Selanjutnya petugas menyemprotkan air ke lokasi lahan yang terbakar. "Apinya sudah berhasil dipadamkan petugas PMK Kota Kediri," jelasnya.

Catatan suryamalang.com, kebakaran lahan tebu telah terjadi sekitar lima kali dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Diduga penyebabnya karena warga membuang puntung rokok sembarangan mengenai dedaunan kering yang mengakibatkan kebakaran.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved