Kabar Trenggalek

Lima Kontrak Pembangunan Ditandatangani, Bupati Trenggalek: Bahan Bangunan Gunakan Produk UMKM Lokal

Dengan tandatangan kontrak itu, pembangunan bakal segera dimulai. Targetnya, pembangunan gedung harus rampung paling lambat 25 Desember.

Lima Kontrak Pembangunan Ditandatangani, Bupati Trenggalek: Bahan Bangunan Gunakan Produk UMKM Lokal
suryamalang.com/Aflahul Abidin
Penandatanganan lima kontrak pembangunang gedung negara dan peningkatan jalan di Kabupaten Trenggalek, Selasa (9/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Lima kontrak pembangunang gedung negara dan peningkatan jalan di Kabupaten Trenggalek ditandatangani, Selasa (9/7/2019).

Lima pembangunan itu terdiri dari empat pembangunan gedung dan satu peningkatan jalan. Gedung baru yang akan dibangun meliputi gedung Dinas Kesehatan, Kejaksaan Negeri, Dinas Sosial, dan Badan Kepegawaian Daerah. Sementara peningkatan jalan berada di Craken-Gurungkulon dan Nambak-Ngunungkulon.

Dengan tandatangan kontrak itu, pembangunan bakal segera dimulai. Targetnya, pembangunan gedung harus rampung paling lambat 25 Desember. Sementara pembangunan jalan paling lambat 25 November.

Bupati Trenggalek M Nur Arifin atau Mas Ipin meminta agar para kontraktor menggunakan bahan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terutama untuk pengerjaan akhir.

"Saya sangat mengharapkan pada finishing akhir bisa mengakomodir kearifan lokal, bahan baku lokal," ujar Mas Ipin.

Dengan begitu, UMKM yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa merasakan berkah dari pembangunan yang ada.
Ia mencontohkan, kebutuhan untuk genting atap gedung bisa diambil dari genting buatan warga Trenggalek. Pun dengan bahan bangunan lain yang memungkinkan.

"Harapannya, maju ekonomi rakyatnya dalam semboyan Meroket bisa terwujud," tutur dia.

Ia juga meminta agar para kontraktor menjaga kualitas dalam pembangunannya. Mereka juga harus benar-benar mengusahakan agar pembangunan tepat waktu. "Tolong benar-benar ihtiarnya," kata Mas Ipin.

Ia meminta para kontraktor agar tak ceroboh dan salah perhitungan. "Tolong konsekuennya terhadap apa yang anda tawar dan tawarkan dalam proses lelang, sehingga nanti kami tinggal menagih soal kualitas," pungkasnya.

Sekadar diketahui, lima proyek pengerjaan itu digarap oleh empat perusahaan konstruksi. Yakni PT Hariz Tiga Putra membangun gedung Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, CV Cakra Bumi membangun gedung Kejaksaan Negeri, CV Surya Putra membangun gedung BKD, dan PT Ridiatama Bangun Usaha membangun jalan Craken-Gurungkulon dan Nambak-Ngunungkulon.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), M Soleh mengatakan, masih ada beberapa pengerjaan lain yang belum selesai proses lelangnya.

Antara lain, gedung Kecamatan Dongko, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, dan pembangunan jalan Paldaplang-Bangun.

"Saat ini proses lelang pada tahap masa singgah. Mudah-mudahan nanti segera bisa tandatangan kontrak kegiatan kerja juga," tutur dia. 

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved