Malang Raya

Tanggapan PDAM Kota Malang Soal Polemik di Rumah Pompa Pakis dengan Pemkab Malang

Tanggapan PDAM Kota Malang Soal Polemik di Rumah Pompa Pakis dengan Pemkab Malang

Tanggapan PDAM Kota Malang Soal Polemik di Rumah Pompa Pakis dengan Pemkab Malang
edgar
Direktur Utama PDAM Kota Malang, M Nor Muhlas 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Direktur Utama PDAM Kota Malang, M Nor Muhlas akhirnya menanggapi soal polemik yang terjadi di Rumah Pompa Pakis usai dipasangi plakat oleh Satpol PP Kabupaten Malang pada Senin (8/7).

Ia menyayangkan tindakan tersebut, dan menurutnya kejadian itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara lain.

"Kami menyayangkan soal yang di Pakis itu. Karena bagaiamanapun ada cara lain yang bisa diselesaikan. Karena banyak pejabat Kabupaten warga Kota Malang, dan banyak pula yang berkepentingan dengan air tersebut," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (9/7).

Muhlas merasa, bahwa selama ini pihaknya hanya dibatasi saja oleh batas administrasi.

Padahal sejauh ini dirinya telah mengurus perizinan bangunan yang berlokasi di Desa Mangliawan tersebut.

"Initinya di sini kami sudah beritikad baik dengan mengurus perizinan yang sudah diminta oleh Pemerintah Kabupaten Malang," ucapnya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap mematuhi segala macam prosedur terkait dengan perizinan tersebut.

Kata Muhlas, pihaknya baru mengurus perizinan pada tanggal 16 Mei 2019 setelah diberi surat teguran pada tanggal 15 Mei 2019.

Dan pada saat itu dirinya telah menyuruh petugas PDAM Kota Malang untuk langsung mengurus perizinan tersebut.

"Perizinan itu sudah kami dokumentasikan, mulai dari kami diberi peringatan sampai proses perizinannya sudah teradministrasi dengan baik, sampai peringatan berikutnya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved