Malang Raya

Agar Tak Ketahuan Anak, Wanita Asal Malang Ini Biasa Pakai Sabu-sabu di Gudang

Suci Puspita Dewi (47) mengonsumsi sabu-sabu agar kuat memenuhi pesanan di katering makanan miliknya.

Agar Tak Ketahuan Anak, Wanita Asal Malang Ini Biasa Pakai Sabu-sabu di Gudang
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Tersangka kasus narkoba, Suci Puspita Dewi dibawa petugas menuju ruang tahanan Polres Malang, Rabu (10/11/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Suci Puspita Dewi (47) mengonsumsi sabu-sabu agar kuat memenuhi pesanan di katering makanan miliknya.

Kini wanita asal Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang ini harus berurusan dengan penyidik Satresnarkoba Polres Malang.

Suci menggunakan barang haram tersebut karena ingin memotivasi saat bekerja.

Setelah memakai sabu-sabu, Suci mengali lebih bersemangat untuk memenuhi banyak pesanan.

“Saya kerap pakai sabu-sabu, apalagi saat pesanan banyak,” kata Suci kepada SURYAMALANG.COM di Mapolres Malang, Rabu (10/7/2019).

Ibu dua anak ini medapat sabu-sabu dari temannya di Pronojiwo, Lumajang.

Suci membeli sabu-sabu seharga Rp 1,2 juta.

Suci leluasa menggunakan sabu-sabu tanpa ketahuan suaminya karena sang suami bekerja sebagai sopir, dan jarang di rumah.

Bahkan Suci mengonsumsi sabu-sabu meskipun ada dua anaknya di rumah.

“Saya pakai di gudang agar tidak ketahuan anak-anak,” jelas Suci.

Sementara itu, Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba Polres Malang, Iptu Suryadi menjelaskan penangkapan pelaku berawal dari informasi dari masyarakat.

“Kami menemukan tiga poket sabu-sabu, alat isapnya di rumah. Akhirnya kami tangkap pelaku,” ujar Suryadi.

Petugas menyita barang bukti berupa tiga poket sabu-sabu seberat sekitar 1 gram, satu sedotan plastik, dompet, dan satu ponsel.

“Pelaku dijerat Pasal 112 ayat 1 UU 35/2009,” jelas Suryadi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved