Kabar Surabaya

Akan Ada Kereta Gantung di Gunung Bromo, Investor dari Swiss Akan Bantu Pembangunannya

Guna meningkatkan layanan dan daya tarik objek wisata di kawasan Bromo - Tengger - Semeru, pemerintah bakal segera menyediakan sarana kereta gantung

Akan Ada Kereta Gantung di Gunung Bromo, Investor dari Swiss Akan Bantu Pembangunannya
suryamalang.com/Benni Indo
Pemprov Jatim sampaikan wacana pembangunan sarana kereta gantung di kawsan wista Gunung Bromo. Sejumlah jeep mengangkut wisatawan melintas di kawasan Gunung Bromo, TNBTS, Kabupaten Probolinggo. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kabar menarik bagi penikmat keindahan lokasi wisata Gunung Bromo yang berangan-anganbisa menikmati sunrise sambil menumpang kereta gantung.

Ya, Pemprov Jatim mengemukakan wacana pembangunan kereta gantung di lokasi wisata alam Gunung Bromo.

Guna mewujudkan wacana itu Pemprov Jatim akan menggandeng investor dari Swiss.

Di Balik Foto Syahrini & Mertua, Ternyata Ini Alasan Khusus Reino Barack Selalu Pegang Perut Istri

Fakta Baru Orangtua Audrey Yu Jia Huy Terungkap, Simak Fakta Lain, Hoax & Penelusuran di Surabaya

BERITA AREMA POPULER Hari Ini - Dampak Ulah Aremania Hingga Pemain Arema yang Jadi Top Skorer

Kawasan Gunung Bromo seperti diketahui masih menjadi magnet sektor pariwisata yang mampu mendatangkan banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Jawa Timur.

Guna semakin meningkatkan layanan dan daya tarik objek wisata di kawasan Bromo - Tengger - Semeru, pemerintah bakal segera menyediakan sarana kereta gantung di Gunung Bromo.

Harapannya kereta gantung tersebut bakal memudahkan dan membuat nyaman para wisawatan yang datang ke Gunung Bromo untuk menikmati sunrise atau matahari terbit.

Hal itu dijelaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (10/7/2019).

Gubernur Khofifah menyebut pengembangan kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru ini sudah masuk dalam proyek strategis nasional (PSN).

"Selama ini wisatawan yang ingin melihat sunrise harus berangkat jam 02.00 dini hari dan akses jalannya sangat kecil untuk menuju ke atas. Menurut kepala Bappenas, investor dari Swiss siap untuk support, kebetulan Swiss juga memiliki pengalaman cukup advanced untuk menyiapkan kereta gantung," kata Khofifah.

Kawasan Gunung Bromo yang terdampak fenomena embun upas.
Kawasan Gunung Bromo yang terdampak fenomena embun upas. (untung)

Tidak hanya itu, pemerintah kini juga tengah merumuskan untuk memperluas akses untuk bisa menuju ke kawasan wisata Gunung Bromo.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah perluasan akses dan pendalaman kedalaman pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo.

Ini lantaran potensi menangkap wisatawan dari pelabuhan tersebut cukup besar.

Bahkan, saat ini kapal pesiar The Cruise cukup sering singgah di pelabuhan tersebut.

Harga OOTD Murah Nia Ramadhani Mulai Tas, Sepatu & Baju, Dari Harga Rp 75 - 100 Ribu, Kece Banget!

Ketakutan Lucinta Luna pada sang Tunangan, Sebut Beda dari 26 Mantannya & Ungkap Misteri Nama Ester

Jika akses diperluas di titik tersebut maka wisatawan bisa diarahkan untuk menikmati pariwisata di kawasan Gunung Bromo.

"Jadi, ini akan nyambung dengan wisata Bromo-Tengger-Semeru. Harapannya jika kapal tersebut sudah masuk ke Probolinggo, maka dia akan masuk juga ke Pelabuhan Kalianget di Sumenep. Di Kalianget, ada wisata Gili Labak yang tidak kalah indahnya dengan Raja Ampat, kemudian disana juga ada Pulau Gili Iyang yang kadar oksigennya nomor dua terbaik di dunia," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved