Malang

BERITA MALANG POPULER Hari Ini - Kelanjutan Gedung Pompa Air Hingga 2 Ton Sampah di Sungai Brantas

Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini, Rabu 10 Juli 2019 kelanjutan gedung pompa air hingga 2 Ton Sampah.

BERITA MALANG POPULER Hari Ini - Kelanjutan Gedung Pompa Air Hingga 2 Ton Sampah di Sungai Brantas
Satpol PP Kabupaten Malang
Satpol PP Kabupaten Malang memasang plakat di pompa air PDAM Kota Malang yang berlokasi di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Senin (8/7/2019). 

Ragil pun tidak kembali lagi ke kantor Imigrasi Kelas I Malang. Ia menunggu informasi dari petugas, baru ke kantor Imigrasi Kelas I Malang.

“Saya tunggu informasi kepastian saja, sampai hari ini tidak ada kejelasan,” ujar Ragil.

Ragil seharusnya berangkat ke Thailand pada Selasa (9/7/2019) atau hari ini.

Namun, karena paspor yang ia buat tidak kunjung selesai, perjalanan ke Thailand pun batal.

Ragil harus merelakan uang perjalanan ke Thailand sekitar Rp 4 juta ludes begitu saja.

Ragil berangkat ke Thailand dengan membayar biro perjalanan.

Dalam rombongannya, ada sembilan orang anggota. Rombongan yang lain ternyata juga senasib dengan Ragil.

“Kalau saya batalkan, uangnya tidak kembali. Sedangkan untuk penundaan, harus bayar seperti semula,” papar Ragil.

Ragil mengaku kecewa terhadap pelayanan kantor Imigrasi Kelas I Malang.

Semestinya, menurut Ragil, harus ada kepastian informasi kepada para pemohon.

Tidak sekadar beralasan karena ada gangguan sistem saja.

Ragil juga berpendapat harusnya ada kompensasi terhadap pemohon yang mengalami kendala.

Selama ini, petugas hanya menjelaskan hanya ada gangguan teknis saja, tanpa ada kompensasi.

“Padahal, ada banyak orang-orang seperti saya yang mungkin lebih besar lagi,” terangnya.

Sementara itu, Surya mendapatkan rekaman dari petugas kantor Imigrasi Kelas I Malang bernama Sandi.

Saat dikonfirmasi ke pihak Imigrasi Kelas I Malang, Kasi Teknologi Informasi Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Hanifa Aryani membenarkan nama Sandi.

Kata Hanifa, Sandi menjabat sebagai Kasubsi Dokumen Perjalanan Imigrasi Kelas 1 Malang.

Namun Sandi tidak berada di lokasi saat Surya ke kantor Imigrasi Kelas I Malang.

Dalam rekaman itu, Sandi mengatakan petugas tidak bisa memberikan kepastian kapan paspor bisa selesai.

Namun ketika proses selesai, pemohon segera dihubungi.

“Seharusnya selesai tiga sampai empat hari. Karena ada masalah ini, bisa sampai tujuh hari. Itu pun kami tidak janji,” terangnya.

Berkas pun menumpuk di ruangan. Petugas memprioritaskan pemohon yang penting atau prioritas seperti untuk kebutuhan orang berobat atau tugas negara.

“Yang urgent dulu. Kami fokuskan dan cek setiap waktu. Seperti kemarin ada yang sakit kanker stadium 4. Ada juga yang seminar bawa nama negara. Namun begitu, juga tidak bisa selesai cepat,” jelasnya.

3. 2 Ton Sampah Di Sungai Brantas

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang saat membersihkan sampah di bantaran Sungai Brantas daerah Pasar Burung Splendid Kota Malang, Selasa (9/7/2019). Total terkumpul 2 ton sampah.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang saat membersihkan sampah di bantaran Sungai Brantas daerah Pasar Burung Splendid Kota Malang, Selasa (9/7/2019). Total terkumpul 2 ton sampah. (edgar)

Sebanyak dua ton sampah diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang di Sungai Brantas kawasan Pasar Burung Splendid, Selasa (9/7/2019).

Sekitar 30 an petugas kebersihan terlibat dalam giat bersih-bersih tersebut.

Mereka memunguti semua sampah yang ada di sungai maupun di pinggir sungai.

Kebanyakan sampah tersebut berada di tebing dan di bawah jembatan.

Dwi, petugas kebersihan DLH mengatakan, sampah yang diangkut pada bersih-bersih kali ini kebanyakan di dominasi oleh sampah bekas pedagang yang ada di Pasar Burung Splendid.

Selain itu, bekas dari potongan kayu dan sampah plastik banyak ditemui petugas di sungai.

"Tetap sampah plastik yang paling banyak. Terutama itu sampah hasil rumah tangga yang hanyut di bawa arus dan tersangkut ranting-ranting pohon yang ikut hanyut juga," ucapnya.

Kata Dwi, bersih-bersih sungai ini merupakan giat rutinan yang dilaksanakan setiap hari Selasa.

Setelah kemarin bersih-bersih di Sungai Kasin, kini giatnya dilakukan di sepanjang aliran Sungai Brantas.

"Jadi sebelum kita membersihkan sampah di sungai, kita survei dulu. Sungai mana yang banyak sampahnya banyak baru kami bersihkan," ucapnya.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved