Kabar Blitar

Ketersediaan Blangko KTP-el di Kota Blitar Terbatas, Kebutuhan 5.242 Hanya Dapat Kiriman 500 Keping

Pemerintah pusat hanya mengirim tambahan blangko sebanyak 500 keping, padahal jumlah warga yang belum memiliki KTP-el mencapai 5.242 orang.

Ketersediaan Blangko KTP-el di Kota Blitar Terbatas, Kebutuhan 5.242 Hanya Dapat Kiriman 500 Keping
suryamalang.com/Samsul Hadi
Plt Kepala Dispendukcapil Kota Blitar, Priyo Istanto. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Ketersediaan blangko KTP elektronik (KTP-el) di Kota Blitar sangat terbatas. Pemerintah pusat hanya mengirim tambahan blangko sebanyak 500 keping, padahal jumlah warga yang belum perekaman dan memiliki KTP-el di Kota Blitar mencapai 5.242 orang.

"Beberapa waktu lalu saya baru dari Jakarta dan dapat tambahan blangko KTP-el sebanyak 500 keping. Kalau dibandingkan kebutuhan KTP-el di Kota Blitar masih sangat kurang," kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar, Priyo Istanto, Rabu (10/7/2019).

Priyo mengatakan, tambahan 500 keping blangko KTP-el itu hanya cukup untuk melayani masyarakat selama delapan hari. Setiap hari, Dispendukcapil melayani pencetakan KTP-el rata-rata 60 sampai 70 orang.

Meski ketersediaan blangko terbatas, Dispendukcapil tetap dapat melayani pencetakan KPT-el untuk masyarakat. Sejauh ini, Dispendukcapil Kota Blitar belum pernah mengeluarkan surat keterangan (suket) karena kehabisan blangko KTP-el.

"Sebelum blangko habis kami langsung ke Jakarta lagi untuk meminta tambahan blangko. Jadi, meski ketersediaan terbatas, pelayanan KTP-el tetap terpenuhi. Kondisi kekurangan blangko ini hampir terjadi merata di semua daerah," ujarnya.

Dikatakannya, untuk 5.242 warga yang belum perekaman KTP-el, Dispendukcapil sudah mengupayakan dengan cara jemput bola. Dispendukcapil mengundang warga untuk perekaman di kantor kelurahan dan kecamatan.

Tetapi, respons masyarakat soal perekaman KTP-el masih rendah. Banyak warga yang tidak datang ketika diundang untuk perekaman di kantor kelurahan maupun kantor kecamatan.

"Ketika diundang mereka tidak datang. Tapi begitu butuh mendadak mereka bingung melakukan perekaman KTP-el," katanya.

Dispendukcapil akan melakukan percepatan perekaman untuk sejumlah warga yang belum memiliki KTP-el pada tahun ini. Percepatan perekaman KTP-el ini untuk menghadapi momen Pilwali Kota Blitar pada 2020 mendatang.

"Warga yang sudah wajib KTP harus segera melakukan perekaman. Nanti ketika momen Pilwali mereka sudah bisa menggunakan hak pilihnya. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan jemput bola lagi," katanya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved