Kabar Surabaya

Petugas Temukan Barang Terlarang di Barang Bawaan Calon Jemaah Haji di Surabaya, Ada Sambal & Bumbu

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menemukan barang-barang terlarang dalam barang bawaan milik calon jemaah haji (CHJ).

Petugas Temukan Barang Terlarang di Barang Bawaan Calon Jemaah Haji di Surabaya, Ada Sambal & Bumbu
istimewa
Barang yang disita petugas dari calon jemaah haji asal Pamekasan dan Sumenep di Embarkasi Surabaya. 

Laporan Wartawan : Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menemukan barang-barang terlarang dalam barang bawaan milik calon jemaah haji (CHJ).

Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Surabaya, Sutarno Pertowiyono mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi CJH membawa barang yang menyalahi aturan penerbangan internasional.

“Ada CJH yang membawa hal unik. Bahkan ada ulek-ulek,” kata Sutarno kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (11/7/2019).

Sejumlah barang itu ditemukan di tas milik CJH kelompok terbang (kloter) 6 dari Sumenep, dan kloter 10 dari Pamekasan.

PPIH menyita barang-barang tersebut karena tidak termasuk pada barang bawaan dalam rangkaian ibadah haji.

Pihaknya mengimbau para CJH yang belum berangkat agar menaati peraturan daftar barang bawaan.

“Tolong perhatikan daftar barang bawan. Apabila kami periksa lagi barang bawaan, itu mengganggu waktu untuk berangkat,” terangnya.

Panitia juga menemukan cobek, buah mangga, dan bumbu rujak saat pengecekan sebelum para CJH berangkat ke Bandara Juanda.

“Ada tiga cobek berukuran kecil, buah, dan bumbu rujak di kloter 10 dari Pamekasan. Barang-barang disimpan di koper jinjing, bukan koper besar,” kata Sutarno.

Sunarto mengatakan pemilik barang itu ingin menyambal dan membuat rujak di Mekkah.

“Saya sempat tanya kepada dia. Katanya, dia mau menyambal dan membuat mau rujak.”

“Dia juga sudah membawa mangga dan bumbu,” kata Sutarno.

“Dia memang senang sambal daerahnya. Makanya dia berusaha membawa sambal itu,” imbuhnya.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved