Kabar Lamongan

Ekskavasi Tahap Tiga Candi Patakan di Lamongan, BPCB Trowulan Temukan Bangunan Baru Diduga Stupa

Ekskavasi tahap ketiga Situs Candi Patakan di Kecamatan Sambeng berhasil menemukan jejak bangunan baru yang diduga adalah bangunan stupa.

Ekskavasi Tahap Tiga Candi Patakan di Lamongan, BPCB Trowulan Temukan Bangunan Baru Diduga Stupa
suryamalang.com/Hanif Manshuri
Situs Candi Patakan di Kecamatan Sambeng ekskavasi tahap tiga dimulai kembali. Dan tim menemukan sejumlah bangunan baru, Kamis (11/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Ekskavasi tahap ketiga Situs Candi Patakan di Kecamatan Sambeng yang dimulai sejak Rabu (3/7/2019) lalu berhasil menemukan jejak bangunan baru yang diduga adalah bangunan stupa. Bahkan di lokasi itu diduga sebagai komplek rumah ibadah.

Candi baru itu juga terdapat pagar serta jejak saluran air. Temuan baru tersebut berada di sebelah barat laut situs lama yang ekskavasi sebelumnya dengan radius sekitar 4 meter.

"Untuk temuan baru ini ada di sudut barat laut bangunan utama dan bangunan di sisi selatan dari bangunan utama, jaraknya sekitar 4 meter," kata arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho pada wartawan di sela-sela kegiatan ekskavasi, Kamis (11/7/2019).

Ekskavasi lanjutan yang baru berlangsung ini, menurut Wicaksono, terdeteksi luas bangunan utama berbentuk persegi dengan panjang 18,88 meter dan lebar 13,55 meter, berbentuk persegi.

"Dugaan awal bangunan ini adalah tempat ibadah berupa wihara yang dibangun pada masa Airlangga sekitar abad 10 atau 11," ungkap Wicaksono.

Temuan ini diperkuat dengan temuan pendukung seperti batu berbentuk melingkar seperti stupa dan juga temuan bangunan baru yang juga membentuk lingkaran seperti stupa.

Selain itu, juga ditemukan bangunan pendukung baru, berupa gapura bentar (gapura selamat datang, red) yang diduga adalah bangunan bagian depan dari Candi Patakan ini.

Untuk bangunan utama, juga sudah berhasil membuka 11 kotak dengan ukuran 1 kotak berukuran 1x4 meter. Sementara untuk bangunan di sisi selatan, diperkirakan berukuran 8x8 meter. "Bangunan ini runtuhannya cukup masif dan dimungkinkan bangunan ini rusak karena gempa," ungkapnya.

Ekskavasi tahap tiga kali ini difokuskan untuk mengetahui lebih detail bentuk atau gambaran dari bangunan utama Situs Patakan. Dan berlangsung selama 10 hari atau bahkan bisa lebih target.  "Fokus kami ingin menampakkan bentuk denah bangunan utama, " katanya.

Target selanjutnya, membuka gundukan tanah yang ada di sisi selatan dari bangunan utama.
Tahap kedua ekskavasi pada 2018 lalu, setelah tahap pertama kali dilakukan ekskavasi oleh BPCB Trowulan pada medio 2013.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved