Malang Raya

Petani Muda di Batu Kurang, Pemkot Sasar Pemuda di Kota Batu

Kota Batu sangat kekurangan petani muda yang mau dan serius menjadi petani.

Petani Muda di Batu Kurang, Pemkot Sasar Pemuda di Kota Batu
Suryamalang.com/Sany Eka Putri
Pemuda tani di Kota Batu menunjukkan hasil panen jambu kristal di Desa Bumiaji, beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Kota Batu sangat kekurangan petani muda yang mau dan serius menjadi petani.

Bisa dihitung pemuda yang mau berkecimpung di pertanian.

Oleh karena itu Pemkot Batu menargetkan disetiap desa dan kelurahan memiliki petani muda.

Petani muda ini akan sangat berperan untuk kemajuan teknologi yang sudah digagas oleh Pemkot Batu yaitu program Smart City Among Tani.

Kasi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Batu, Sri Wahyuni mengatakan akan sangat sulit dan butuh waktu yang lama jika mengajarkan aplikasi tersebut.

“Makanya kami sangat berharap di setiap desa dan kelurahan ini punya petani muda.”

“Karena sangat mudah memberikan pengertian dan mengajari cara penggunaannya,” kata Sri saat Pelatihan Pembekalan Pemuda Tani di Balai Kota Among Tani, Kamis (11/7/2019).

Sampai saat ini masih ada sekitar 50 pemuda tani yang sudah berkecimpung dan terjun ke dunia pertanian. Dan itu pun masih di Desa Bulukerto.

Padahal seharusnya setiap desa minimal ada pemuda tani.

Pemuda tani ini tidak ada batasan dalam mengelola komoditas tani.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved