Kabar Surabaya

Balai Monitor Ancam Hentikan Stasiun TV dan Radio FM yang Tak Kantongi Izin Frekuensi Radio (ISR)

Pihak stasiun TV dan radio FM akan memperoleh RK berdasarkan rekomendasi dari pihak Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), setelah melalui mekanism

Balai Monitor Ancam Hentikan Stasiun TV dan Radio FM yang Tak Kantongi Izin Frekuensi Radio (ISR)
ist
Kepala Balai Monitor Kelas I Surabaya Jatim Sensilaus Dore 

Pihak stasiun TV dan radio FM akan memperoleh RK berdasarkan rekomendasi dari pihak Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), setelah melalui mekanisme forum dengar pendapat.

“Jadi saat penyelenggara mau mengurus izinnya. Tahap pertama yang dilakukan adalah evaluasi dengar pendapat, Kalau misalkan lolos, maka RK itu akan muncul,” katanya.

Setelah surat RK dikantongi, lanjut Sensi, selanjutnya pihak stasiun TV atau radio FM akan mengikuti Forum Rapat Bersama (FRB).

Pada tahap ini, akan melibatkan pihak KPID, Ditjen PPI, dan Ditjen SDPPI.

“Jadi itu ada beberapa unsur, administrasinya, penyelenggaranya, dan teknisnya,” lugasnya.

Bilamana dinyatakan lulus, ungkap Sensi, pihak stasiun TV ataupun radio FM akan memperoleh kesempatan untuk melakukan uji coba siaran (UCS).

Jikalau memuaskan, maka perizinan penggunaan frekuensi radio atau Izin Frekuensi Radio (ISR) untuk digunakan siaran, akan diberikan.

“Setelah itu baru diajukan untuk pengurusan izin tetapnya,” tandasnya. LUHUR PAMBUDI

Alasan Balai Monitor Memberangus Siaran 20 Stasiun TV di Malang, Madiun dan Kediri

Kapan Siaran 20 Stasiun TV Boleh Siaran Lagi? Apa Sebenarnya Alasan Versi Balai Monitor Surabaya?

suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom
suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom (.)
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved