Kabar Pasuruan

Ironi di Kabupaten Pasuruan, Kaya Sumber Air Bersih tapi Banyak Penduduk Tak Terlayani PDAM

IRONIS - Pasuruan kaya sumber daya air sehingga tiap hari banyak truk mengangkut ratusan ribu liter air bersih untuk penduduk Sidoarjo sampai Surabaya

Ironi di Kabupaten Pasuruan, Kaya Sumber Air Bersih tapi Banyak Penduduk Tak Terlayani PDAM
Doni Prasetyo
ILUSTRASI KRISIS AIR BERSIH 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Ini kisah ironis dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Wilayahnya kaya sumber daya air sehingga tiap hari banyak truk mengangkut ratusan ribu liter air bersih untuk penduduk Sidoarjo sampai Surabaya dan sebagian kecil ke Malang.  

Namun, di Kabupaten Pasuruan sendiri ada puluhan desa yang kesulitan air. Di sisi lain juga, ribuan warga masuk daftar tunggu untuk mendapatkan pelayanan air dari PDAM Kabupaten Pasuruan.

Sayangnya, permintaan masyarakat yang tinggi untuk bisa mendapatkan air bersih dari PDAM Kabupaten Pasuruan tak bisa terlayani sekarang. Penyebabnya, persoalan air baku yang tak memadai.

Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan, Za’ari, mengaku, jumlah pelanggan PDAM saat ini mencapai 24.830.

Jumlah tersebut sebetulnya bisa ditambah, seiring dengan banyaknya masyarakat yang berminat untuk menjadi pelanggan.

Saat ini saja, setidaknya terdapat 5.800 calon pelanggan yang masuk waiting list. Jumlah itu belum termasuk 3.200 calon pelanggan di wilayah Rejoso, yang masih menunggu saluran pipanisasi Umbulan.

“Sebenarnya banyak, yang ingin menjadi pelanggan kami,” kata Za’ari dalam rapat bersama komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan.

Hanya saja, mereka belum bisa terlayani sepenuhnya. Selain persoalan jaringan, juga dipengaruhi ketersediaan air baku. Ia menyebutkan, air baku yang dimiliki, belum mumpuni untuk melayani keseluruhan pelanggan yang masuk waiting list tersebut.

“Kami akhirnya memaksimalkan layanan bagi pelanggan yang ada. Semula yang hanya bisa menikmati air di bawah delapan jam, diusahakan bisa menikmati hingga 18 jam bahkan 24 jam,” tambah Za’arim

Za’ari mengaku, ketersediaan air baku dipengaruhi oleh sumber daya alam. Pihaknya tengah berusaha untuk mencari titik-titik air yang lain. Namun saat ini, masih penjajakan. Seperti di sumber air di Lawang, Kabupaten Malang untuk pelanggan di Purwosari maupun Purwodadi.

“Kendalanya pada sumber daya air. Kami kan tidak bisa beri pelanggan, dengan jaringan kosong. Artinya, tidak ada airnya,” sambung dia.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Rohani Siswanto menyoroti banyaknya waiting list calon pelanggan yang tak bisa terlayani tersebut. Sebab, pelanggan tidak membutuhkan alasan PDAM.

“Mereka maunya, kan bagaimana air bisa masuk. Jadi, tugas PDAM untuk mengupayakannya. Apakah dengan pengeboran atau dengan yang lain,” tutupnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved