Kabar Surabaya

Ternyata Begini Persoalan 24 Siaran TV dan Radio Fm di Tiga Wilayah Mendadak Hilang, Belum Berizin

Beberapa stasiun televisi tersebut, ternyata memang tidak diizinkan untuk mengudara memanfaatkan gelombang frekuensi di kawasan tersebut.

Ternyata Begini Persoalan 24 Siaran TV dan Radio Fm di Tiga Wilayah Mendadak Hilang, Belum  Berizin
IST
Kepala Balai Monitor Kelas I Surabaya Jatim Sensilaus Dore 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ribuan warga Malang, Kediri, dan Madiun dibingungkan dengan hilangnya tayangan beberapa channel stasiun televisi (tv) nasional maupun lokal di layar monitor telivisi mereka. Hal itu bukan disebabkan adanya kerusakan pada perangkat keras tv yang mereka miliki.

Namun beberapa stasiun televisi tersebut, ternyata memang tidak diizinkan untuk mengudara memanfaatkan gelombang frekuensi di kawasan tersebut.

Kepala Balai Monitor Kelas I Surabaya Jatim, Sensilaus Dore, hilangnya beberapa stasiun tv dan radio fm itu akibat aktivitas penertiban frekuensi sinyal radio yang dilakukan pihaknya.

Sensi menganggap penertiban itu terbilang aktivitas rutin yang dijalankan instansinya. Tujuannya, melakukan pengawasan perizinan terhadap stasiun tv maupun radio fm yang mengudara memanfaatkan frekuensi di wilayah-wilayah tersebut.

“Penertiban ini adalah akumulasi dari kegiatan lain, yang masih melekat pada tugas kami. Ya seperti observasi monitoring, inspeksi, pengukuran parameter teknis, penanganan gangguan, pendistribusian Surat Pemberitahuan Pembayaran (SPP),” katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/7/2019).

Penertiban frekuensi yang berujung hilangnya sejumlah siaran stasiun tv ini, ternyata telah dimulai sejak oktober 2018. “Kami berusaha melakukan kegiatan ini lebih humanis, kami sudah beri peringatan, bahkan kami pernah melakukan rapat bersama, agar mereka bisa berinisasi sendiri, sesuai dengan aturan yang ada,” lanjutnya.

Berdasarkan catatannya, hingga saat ini, ditiga kabupaten seperti Malang, Kediri dan Madiun, sedikitnya 24 siaran stasiun dihentikan. Rinciannya, 20 stasiun tv, dan empat stasiun radio fm.

“Kalau di Malang ada 7 stasiun TV, di Madiun 7 stasiun TV, dan Kediri ada 10 stasiun, diantarnya 6 stasiun TV dan 4 stasiun radio FM,” jelasnya.

Kesemua stasiun tv dan radio fm tersebut, ungkap Sensi, ternyata masih belum mengantongi perizinan siaran, berupa Izin Frekuensi radio (ISR). “Nah pada umumnya belum dapat izin semua,” ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved