Kabar Kediri

Banser dan Fatayat Berencana Datangi Mapolsek Pare Kediri, Tekait Rekonstruksi Kasus Pembunuhan

Warga mempertanyakan tindaklanjut permohonan olah TKP dan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan Binti Nafiah (38),

Banser dan Fatayat Berencana Datangi Mapolsek Pare Kediri, Tekait Rekonstruksi Kasus Pembunuhan
suryamalang.com/Didik Mashudi
Kapolsek Pare AKP Mustakim memperlihatkan barang bukti kasur berlumuran darah tempat korban dipukul dengan linggis kecil hingga tewas di Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pengurus Banser dan Fatayat NU Kecamatan Badas berencana mendatangi Mapolsek Pare, Kabupaten Kediri. Warga mempertanyakan tindaklanjut permohonan olah TKP dan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan Binti Nafiah (38), Sabtu (13/7/2019).

Tuntutan itu disampaikan penasehat hukumnya, Taufik Dwi Kusuma SH karena saat dilakukan rekonstruksi kasus pembunuhan Binti Nafiah tidak mengundang pihak keluarga dan penasehat hukum korban.

"Kami menduga banyak kejanggalan dalam pengungkapan kasus pembunuhan Binti Nafiah. Salah satunya barang bukti uang yang sampai Rp 1,8 juta," jelas Taufik Dwi Kusuma, Sabtu (13/7/2019).

Rekonstruksi pembunuham Binti Nafiah telah dilakukan penyidik Polsek Pare di halaman Mapolsek Pare. Kegiatan itu tidak mengundang keluarga korban dan pengacara korban dari LBH Ansor.

Karena tidak diundang menyaksikan rekonstruksi, Taufik mengaku, banyak kejanggalan dalam proses pengusutan kasusnya.

Dijelaskan Taufik, sebelumnya LBH Ansor Kabupaten Kediri sempat mempertanyakan mandeknya pengusutan kasus kematian Binti Nafiah sampai setahun lebih.

Namun hanya berselang sehari kemudian diperoleh kabar kasusnya terungkap. Pelaku pembunuhan Binti Nafiah terungkap setelah polisi mengamankan Sugeng Riyadi (40) warga Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri.

Kasus ini terungkap dari pengembangan kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan Sugeng di rumah H Qomarudin, warga Desa Tertek, Kecmatan Pare, Kabupaten Kediri.

Saat beraksi mencuri, pelaku kepergok tuan rumah sehingga diamankan warga. Dari hasil interogasi petugas kemudian diperoleh pengakuan pelaku juga melakukan pencurian di rumah Binti Nafiah warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved