Selebrita

Daftar Dugaan Kebohongan Barbie Kumalasari, Rumah hingga Toko Berlian, Ini Alasan Orang Suka Bohong

Daftar dugaan kebohongan Barbie Kumalasari, mulai rumah mewah hingga toko berlian, ternyata ini alasan orang suka bohong secara medis, bahaya.

Daftar Dugaan Kebohongan Barbie Kumalasari, Rumah hingga Toko Berlian, Ini Alasan Orang Suka Bohong
Suryamalang.com/kolase Surya.co.id/Tribun Bali
Alasan Psikologis Barbie Kumalasari Diduga Sering Bohong, Mulai Rumah, Toko Berlian & Profesi Pengacara 

Tak biasa, rumah mewah Barbie Kumalasari rupanya tampak begitu artistik dengan sentuhan gaya art deco di setiap sudutnya.

Rumah Barbie Kumalasari saat syuting acara
Rumah Barbie Kumalasari saat syuting acara "Andai"(dok. YouTube) (Blog TribunJualBeli)

Namun, belakangan rumah mewah nan artistik Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar itu justru jadi bahan cibiran publik.

Bagaimana tidak, penampakan rumah mewah yang sempat diakui Barbie Kumalasari sebagai rumahnya ternyata adalah sebuah bangunan museum yang disewa untuk keperluan syuting.

Apakah Barbie Kumalasari berbohong lagi seperti status mahasiswanya yang sampai detik ini tidak diketahui kelulusannya?. 

Pasangan Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar kini memang ramai dihujat oleh netizen karena berbagai dugaan kebohongan yang dilakukannya.

Hal tersebut perlahan terbongkar setelah Galih Ginanjar menuding mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq punya organ intim berbau ikan asin.

Fairuz A. Rafiq meradang mendengar ocehan Galih itu lalu menyeret Galih ke polisi.

Alhasil setelah diperiksa polisi selama 13 jam, Galih meminta maaf dan mencabut ucapannya.

Alasan seseorang suka berbohong 

Lantas mengapa seseorang suka sekali berbohong? mengutip Gridhealh.id memang hampir setiap orang pernah berkata bohong ataupun dibohongi. 

Namun apabila kebiasaan berbohong ini sulit dihentikan, atau sudah menjadi bagian dari ciri kepribadian seseorang, maka sering berbohong ini merupakan salah satu ciri gangguan psikologis.

Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar
Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar (Tribun Jakarta)

Ada beragam alasan seseorang berbohong, mulai dari menghindari perasaan tidak enak, merasa lebih dihargai, ataupun membuat orang lain merasa kagum.

Ada pula jenis bohong yang sering kali disebut sebagai bohong untuk kebaikan (white lies).

Secara umum, semua jenis kebohongan memiliki konsekuensi yang tidak baik.

Secara medis, ada beberapa hal yang diduga berperan dalam menyebabkan kenapa seseorang menjadi sering berbohong, seperti kelainan pada otak karena cedera fisik atau kelainan bawaan lahir.

Secara psikologis, sering berbohong dapat menjadi salah satu penanda adanya gangguan mental seperti gangguan kepribadian dan gangguan obsesif.

Peneliti menghubungkan, kebiasaan berbohong dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, depresi, kecanduan judi, dan juga risiko kanker serta obesitas.

Selain itu, berbohong juga dapat menurunkan kualitas hubungan interpersonal dan kepuasan kerja.

Bagaimana hal itu terjadi?. 

Hal ini disebabkan meningkatnya stres pada seseorang saat berbohong.

Ada beban emosional dan fisik yang dirasakan seorang pembohong. Apalagi, berbohong sering kali harus diikuti dengan kebohongan berikutnya.

Sebuah studi lain menguatkan hal tersebut.

Disebutkan bahwa seseorang yang berusaha berkata jujur, memiliki hubungan yang lebih baik dan makin sedikit mengalami gangguan kesehatan.

Rupanya, perbaikan dalam hubungan dapat meningkatkan kondisi kesehatan.

Bagi pasangan yang sudah menikah, hati-hati berbohong di depan anak karena ketika anak mendengar orang tua berbohong, maka ia akan menganggap hal itu diperbolehkan.

Tanpa disadari, anak akan terkena wabah kebiasaan yang berbahaya.

Apabila kita atau orang dekat kita  memiliki kecenderungan untuk berbohong dan sulit untuk dihentikan, maka sebaiknya temui psikiater atau psikolog untuk menggali lebih lanjut apa alasan untuk kebiasaannya tersebut.

Kemungkinan hal ini merupakan salah satu pertanda adanya gangguan mental.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved