Kabar Sidoarjo

Perampok Bacok Karyawan Indomaret, Hisap Sabu-sabu Sebelum Beraksi, Kini Ditembak Mati

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, mengatakan, pelaku nekat membacok karyawan minimarket karena dalam pengaruh narkoba.

Perampok Bacok Karyawan Indomaret, Hisap Sabu-sabu Sebelum Beraksi, Kini Ditembak Mati
Kukuh Kurniawan
TEMBAK MATI - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat menunjukkan foto Adi Hermawan, otak perampokan minimarket yang tewas tertembak tim Satreskrim Polresta Sidoarjo, Sabtu (13/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Adi Hermawan, otak perampokan Indomaret di wilayah Sidoarjo dan Pasuruan, diketahui mengonsumsi sabu-sabu sebelum melancarkan aksinya. Polisi sudah menembak mati Adi Hermawan (31) karena berusaha melawan.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, mengatakan, pelaku nekat membacok karyawan minimarket karena dalam pengaruh narkoba.

"Pada saku celana Adi Hermawan terdapat satu bungkus serbuk pil koplo. Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, ternyata juga ditemukan barang bukti berupa 10 poket sabu-sabu dan satu set alat hisap (bong) yang digunakan oleh pelaku untuk mengkonsumsi narkoba. Namun satu tersangka lainnya yaitu Tino Santoso, tidak mengkonsumsi narkoba," ujarnya, Sabtu (13/7/2019).

Dia menambahkan, kedua perampok minimarket tersebut dapat ditangkap setelah dilakukan penyelidikan kasus dengan melihat rekaman CCTV Indomaret di Tanggulangin dan keterangan saksi.

Polisi Sidoarjo Tembak Dada Adi Hermawan Umur 31 Tahun, Terekam CCTV saat Bacok Karyawan Indomaret

Ia telah mengumpulkan seluruh pengelola minimarket untuk mengantisipasi supaya kejahatan tidak terulang kembali.

"Hari Kamis (11/7/2019), kami kumpulkan para pengelola minimarket. Kami imbau agar memasang CCTV di minimarketnya serta mengunduh aplikasi Delta Siap di setiap telepon selulernya," terangnya.

Hal tersebut perlu dilakukan karena aplikasi Delta Siap memiliki Panic Button yang terhubung langsung dengan Command Center Polresta Sidoarjo.

"Kalau ada kejadian kejahatan, tinggal tekan panic button. Maka nanti petugas akan langsung datang ke tempat," jelasnya. Kukuh Kurniawan 

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved