Kabar Kediri

Susan, Pemain Barong asal Bontang Ramaikan Festival 1.000 Barong di Monumen SLG Kabupaten Kediri

Susan (20) , salah satu pemain barong perempuan asal Bontang, Kalimantan mengaku sudah dua kali mengikuti pentas 1.000 barong di Kabupaten Kediri.

Susan, Pemain Barong asal Bontang Ramaikan Festival 1.000 Barong di Monumen SLG Kabupaten Kediri
didik mashudi
Susan, perempuan pemain barong asal Bontang, Kalimantan usai tampil pentas 1.000 barong di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kediri, Sabtu (13/7/2019). 

Susan (20) , salah satu pemain barong perempuan asal Bontang, Kalimantan mengaku sudah dua kali mengikuti pentas 1.000 barong di Kabupaten Kediri.

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Ribuan pengunjung berebut melakukan foto dengan pemain barong usai mengikuti festival 1.000 barong penutupan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri di Lapangan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu (13/7/2019).

Aksi pentas kolosal pemain barong ini menjadi hiburan yang mendatangkan ribuan pengunjung. Apalagi pemain barong yang tampil datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain didominasi pemain pria, juga banyak pemain barong perempuan mulai usia anak-anak, remaja dan dewasa yang tampil bersama pemain barong pria.

Pengunjung terlihat berebut untuk mengabadikan kebersamaannya dengan para pemain barong.

Ajeng (25), salah satu pengunjung mengaku selalu melihat penampilan pentas 1.000 barong di Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri. "Banyak teman-teman saya yang ikut tampil," ungkapnya.

Ajeng memilih mengajak foto dengan barong yang paling seram tampangnya. 

Susan, perempuan pemain barong asal Bontang, Kalimantan usai tampil pentas 1.000 barong di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kediri, Sabtu (13/7/2019).
Susan, perempuan pemain barong asal Bontang, Kalimantan usai tampil pentas 1.000 barong di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kediri, Sabtu (13/7/2019). (didik mashudi)

Sementara Susan (20) , salah satu pemain barong perempuan asal Bontang, Kalimantan mengaku sudah dua kali mengikuti pentas 1.000 barong di Kabupaten Kediri.

"Kami latihan rutin bersama teman satu tim sebelum tampil di Kediri. Kami juga mengajak generasi muda di Bontang mencintai kesenian tradisional jaranan," ungkapnya.

Kebetulan di Bontang juga cukup banyak grup kesenian jaranan dan banyak sekali penggemarnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved