Malang Raya

Inspektorat Kabupaten Malang Dukung Kejari Usut Dugaan Penyunatan Honor Perawat Pondok Ponkesdes

Inspektorat mendukung Kejari Kepanjen mengusut kasus dugaan penyunatan honor perawat Ponkesdes di Dinkes Kabupaten Malang tahun 2015.

Inspektorat Kabupaten Malang Dukung Kejari Usut Dugaan Penyunatan Honor Perawat Pondok Ponkesdes
pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Inspektorat Kabupaten Malang mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen untuk mengusut kasus dugaan penyunatan honor perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tahun 2015.

Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti mengatakan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini.

Saat ini penyidik baru menetapkan Kasubag Keuangan Dinkes Kabupaten Malang berinisial YC sebagai tersangka.

Tridiyah menegaskan Pemkab Malang tidak akan mengintervensi kasus ini, dan menghormati sepenuhnya proses hukum sampai tuntas.

“Kalau kemungkinan tersangka lain, secara teori bisa saja. Logikanya, tidak ada korupsi yang tunggal. Pasti ada rentetannya,” ujar Tridiyah kepada SURYAMALANG.COM, Senin (15/7/2019).

Tridiyah menyarankan tersangka YC menghormati proses hukum.

Tersangka YC baru bisa di non-aktifkan sebagai ASN setelah ditahan.

Hal itu berkonsekuensi pada jabatan yang sebelumnya diperoleh, dan hak-haknya akan hilang.

“Sesuai dengan MoU, saat penyidikan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) tidak boleh masuk ke situ.”

“Itu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 dan PP 48/2016 terkait sanksi administrasi ASN.”

“Tetapi, UU Tipikor tidak demikian. Pengembalian keuangan negara tidak menggugurkan pidanya,” jelas Tridiyah.

Sebagai infomasi, Kejari Kepanjen menetapkan YC sebagai tersangka kasus dugaan penyunatan honor perawat dalam program Ponkesdes tahun 2015 pada Kamis (11/7/2019).

Kasi Pidsus Kejari Kepanjen, Muhandas Ulimen menjelaskan pihaknya akan memeriksa YC sebagai tersangka dalam waktu dekat.

Kini Kejari Kepanjen masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved