Malang Raya

Perhiasan Berlian Pak Dokter di Kota Malang Hilang Dibawa Kabur PRT, Nilainya Mencapai Rp 851 juta

Perhiasan berlian pak dokter di kota Malang senilai Rp 851 juta itu dibawa kabur oleh pembantu rumah tangga (PRT).

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Perhiasan berlian pak dokter di kota Malang senilai Rp 851 juta yang sempat hilang dicuri PRT sejak sebulan lalu dan berhasil diamankan polisi dari jajaran Polres Malang Kota, Senin (15/7/2019) 

Saat ditangkap DY menyebut perhiasan yang dicuri bahkan sudah dijual pada pihak lain.

"Jumlah perhiasan yang dicuri oleh pelaku ini bernilai Rp 851 Juta, lima berlian telah diamankan oleh petugas, sedangkan delapan lainnya sudah dijual oleh orang lain," ucap Waka Polres Malang Kota, Kompol Arie Trestiawan 

Kompol Arie mengatakan, perhiasan yang dicuri oleh DY memiliki surat kepemilikan semua.

DY kemudian menjualnya kepada dua orang penadah yakni DS dan SS yang merupakan suami istri.

Oleh DS dan SS dijualnya ke toko emas yang berada di Kabupaten Malang seharga Rp 250 Juta yang langsung diberikan kepada DY.

Dari hasil pengembangan itu, polisi kemudian menangkap DS dan SS sekaligus mengamankan barang bukti lima buah berlian.

Perubahan Gaya Busana Nikita Mirzani Saat Kunjungi Pesantren, Tampil Berbalut Hijab Syari Hitam

Beda Gaya Sandra Dewi Vs Barbie Kumalasari Sama-sama Juragan Perhiasan, Lihat 5 Hal Mencolok Ini

Hingga kini polisi masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini, mengingat masih ada delapan perhiasan yang belum diamankan oleh petugas.

"Uang hasil penjualan perhiasan itu telah habis digunakan untuk berlibur dan jalan-jalan oleh DY bersama dengan teman kencannya," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Winguna mengatakan, kedua penadah ini bisa saja dijadikan saksi.

Dikarenakan, kedua penadah ini disuruh oleh DY untuk menjualkan perhiasan tersebut ke toko emas.

"Jadi toko emas ini tidak menaruh curiga, karena perhiasan yang dijual lengkap bersama dengan surat-suratnya," pungkasnya.

Atas kejadian ini DY akan dikenai Pasal 363 subsider 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara DS dan SS akan dikenai Pasal 480 dengan hukuman 4 tahun penjara.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved