Kabar Lamongan

Demi Gedung Baru RS dr Soegiri Senilai Rp 22 Miliar, Lahan Parkir Bertingkat Baru 3 Tahun Dirobohkan

Lahan itu akan dibangun gedung rawat jalan oleh Kontraktor Pelaksana PT Mitra Andalan. Alokasi dana pembangunan gedung rawat jalan dari APBD

Demi Gedung Baru RS dr Soegiri Senilai Rp 22 Miliar, Lahan Parkir Bertingkat Baru 3 Tahun Dirobohkan
Hanif Manshuri
Jalan menuju lantai dua lahan parkir mobil yang tidak optimal dimanfaatkan oleh para karyawan RSUD dr Soegiri Lamongan Jawa Timur akhirnya dibongkar. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Jalan menuju lantai dua lahan parkir mobil yang tidak optimal dimanfaatkan oleh para karyawan RSUD dr Soegiri Lamongan Jawa Timur akhirnya dibongkar.

Lahan parkir berlantai dua itu baru 2017 lalu dibangun dan tidak banyak dipakai para karyawan itu akan disulap menjadi gedung rawat jalan.

Sementara parkir mobil untuk RSUD dr Soegiri dipindahkan di barat gedung Korpri, radius 50 meter dari lahan parkir semula.

Saat Plt Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Taufik Hidayat pada 2018 ada rencana mencarikan solusi agar agar jalan menuju parkir atas bisa dimanfaatkan optimal.

"Kalau memungkinkan akan dilebarkan, agar bisa berfungsi. Masak bangunan tidak difungsikan. Makanya harus ada solusi," ungkapnya kala itu, Kamis (4/1/2018).

Bangunan jalan melengkung menuju lahan parkir lantai dua dirasa para karyawan terlalu menikung tajam membuat para pengemudi karyawan RSUD tak berani parkir.

Saat dicoba banyak yang menyenggol bangunan jalan ke lantai itu, utamanya saat di tikungan tajam.
Kini mobil tujuan RSUD dr Soegiri, termasuk kendaraan roda empat milik pengunjung atau pasien parkirnya dipindahkan ke barat Gedung Korpri.

Lahan parkir baru itu sudah diurug dan sudah dimanfaatkan sejak sepekan ini.

Sementara aktivitas pembongkaran sudah terlihat dengan menggunakan alat berat dan mesin las. Jalan menuju lantai atas parkir sudah dirobohkan.

Lahan itu akan dibangun gedung rawat jalan oleh Kontraktor Pelaksana PT Mitra Andalan. Alokasi dana pembangunan gedung rawat jalan dari APBD senilai Rp 22.022.315.000.

Seperti pada papan perencanaan, pembangunan itu dilaksanakan selama 190 hari.

Kabag Humas Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan dikonfirmasi, Selasa (16/7/2019) mengatakan, dibongkarnya lahan parkir itu bukan karena tidak representatif, tapi karena ada kebutuhan pengembangan rumah sakit untuk pelayanan terhadap pasien.

"Dikembangkan untuk kebutuhan pasien," katanya.

Apalagi sekarang juga sudah ada pengganti lahan parkir, tepatnya di barat gedung Korpri." Jadi dibongkar bukan karena tidak representatif, tapi ada kebutuhan untuk pengembangan rumah sakit," kata Agus.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved