Kabar Bangkalan

Kapal Nelayan Gresik Pakai Trawl Tertangkap di Bangkalan, Jaring dari Pemerintah Susah Dapat Ikan

Sekali jaring (trawl) dapat Rp 1,5 juta. Jaring (ramah lingkungan) dari pemerintah saya jual. Karena untuk dapat ikan senilai Rp 250 ribu saja susah,

Kapal Nelayan Gresik Pakai Trawl Tertangkap di Bangkalan, Jaring dari Pemerintah Susah Dapat Ikan
ahmad faisol
Satpolair Polres Bangkalan menghentikan laju Kapal Motor Nelayan (KMN) di perairan Kecamatan Arosbaya karena menggunakan jaring trawl untuk menangkap ikan, Senin (15/7/2019). 

Irma memaparkan, penggunaan jaring jenis trawl dilarang pemerintah karena merusak habitat biota-biota laut yang belum matang.

"Penggunaan mata jaring yang kecil pada trawl menyebabkan tertangkapnya berbagai jenis biota yang masih anakan atau belum matang," jelasnya.

Pemborosan sumberdaya ini, lanjutnya, menyebabkan deplesi stok atau pengurangan stok sumber daya ikaan. Hasil tangkapan akan semakin berkurang.

"Hasil tangkapan tidak selektif. Semua ukuran ikan, udang, kepiting, serta biota seperti terumbu karang terangkut jaring," paparnya.

Karena itulah, lanjutnya, pemerintah memberikan bantuan berupa jaring ramah lingkungan kepada setipa perahu nelayan.

"Lha kok jaring pemberian dari pemerintah malah dijual," pungkasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno menambahkan, Agus F melanggar Pasal 85 Sub Pasal 9 dan 100B Undang-undang RI nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

"Barang bukti berupa hasil tangkapan, jaring trawl berikut kapal kami amankan di Sapolair Polres Bangkalan," singkat Suyitno.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved