Malang Raya

Sekitar 250 Murid di Liburkan Pasca Kebakaran di Sekolah Yayasan Ma'arif Kota Malang

Khawatir apabila sekolah tidak diliburkan. Karena masih banyak pecahan kaca berserakan, dan perlu adanya pembersihan terlebih dahulu.

Sekitar 250 Murid di Liburkan Pasca Kebakaran di Sekolah Yayasan Ma'arif Kota Malang
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Para siswa Lembaga Pendidikan SDNU Ma'arif Kota Malang mengumpulkan buku pelajaran tersisa dari musibah kebakaran yang terjadi. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Akibat kebakaran yang terjadi di sekolah Yayasan Ma'arif Kota Malang, sekitar 250 murid dari kelas I-VI diliburkan, Selasa (16/7). Para murid yang sudah datang ke sekolah sejak pukul 07:00 WIB dipulangkan kembali setelah kondisi yang tidak memungkinkan.

Nur Hasanah, kepala sekolah SDNU Bahrul Ulum Yayasan Ma'arif mengatakan, dirinya khawatir apabila sekolah tidak diliburkan. Karena masih banyak pecahan kaca berserakan, dan perlu adanya pembersihan terlebih dahulu.

"Semua guru dan wali murid itu kaget saat datang ke sekolah. Kebanyakan dari mereka tidak tahu kalau sekolah ini telah dilanda kebakaran," ucapnya.

Akibat kebakaran itu, para murid diliburkan selama dua hari, yakni mulai tanggal 16-17 Juli 2019. Kini, para guru beserta para murid sedang membersihkan barang-barang yang terbakar pada Selasa dini hari itu.

Beberapa buku paket yang masih bisa diselamatkan dikeringkan oleh para guru di lapangan sekolah. Buku tersebut basah lantaran tersiram petugas damkar saat memadamkan kobaran api.

Kebakaran itu juga menghanguskan dua lemari yang salah satunya berisi stok seragam baru siswa dan buku paket baru.

"Padahal ini hari kedua masuk sekolah, kami sudah diuji. Kalau seperti ini kasihan para murid, padahal ruang kelas I telah kami hiasi dengan pernak-pernik," ucap Ibu Ifa, Guru kelas I di SDNU Bahrul Ulum.

Sementara itu, di luar sekolah, wali murid dan para murid kini sedang meminta bantuan sumbangan kepada warga setempat dan sesama wali murid.

Erna, salah seorang wali murid mengaku, kegiatan ini dilakukan murni inisiatif dari para orang tua wali murid. Hal ini dilakukan untuk membantu meringankan beban dari sekolah SDNU Bahrul Ulum.

"Alhamdulillah sumbangan sudah terkumpul Rp 3 Juta. Ini murni inisiatif dari wali murid. Dan sumbangan ini kami minta kepada wali murid. Karena masih banyak wali murid yang tidak tahu kalau sekolah ini dilanda kebakaran," tandasnya

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved