Kabar Madiun

Wali Kota Madiun Ganti Car Free Day Menjadi Sunday Market di Taman Lalu-lintas Bantaran

Pemkot Madiun memindah kegiatan CFD ke Taman Lalu Lintas Bantaran menggantinya dengan kegiatan bernama Sunday Market.

Wali Kota Madiun Ganti Car Free Day Menjadi Sunday Market di Taman Lalu-lintas Bantaran
humas
Wali Kota Madiun, Maidi, meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat Sunday Market. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN -  Pemerintah Kota Madiun akan meniadakan kegiatan car free day (CFD) yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu di sepanjang Jalan Pahlawan, Kota Madiun.

Pemkot Madiun memindah kegiatan CFD ke Taman Lalu Lintas Bantaran menggantinya dengan kegiatan bernama Sunday Market.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan, kegiatan CFD yang diselenggarakan di Jalan Pahlawan, sudah berubah fungsi. Kawasan bebas kendaraan bermotor yang seharusnya digunakan untuk kegiatan olahraga justru berubah menjadi pasar UMKM.

Kini, kata Maidi, CFD di Jalan Pahlawan telah dipenuhi para pedagang yang jumlahnya mencapai sekitar 900 pedagang. Karena alasan itulah, ia memindahkan kegiatan CFD yang selama ini berjalan ke Taman Lalu Lintas Bantaran dan menggantinya dengan kegiatan bernama Sunday Market.

"Itu sudah bukan CFD lagi. Hanya dua jam, tapi menghasilkan sampah yang luar biasa. Tapi itu bagus, artinya transaksi ekonomi muncul di sana," kata dia saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Cabang VIII Gapensi Kota Madiun 2019-2024, di Aston Madiun, Selasa (16/7/2019).

Ia berharap Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran, selain tempat berjualan para pelaku UMKM, juta akan menjadi kegiatan Sunday Market seperti di Australia. Di tempat itu, masyarakat Kota Madiun bisa berjualan apa saja, dan sebagian hasilnya digunakan untuk kegiatan sosial.

"Seperti di Australia. Setiap rumah tangga itu kan ada, baju bekas, sepatu yang tidak terpakai, sepatu yabg kekecilan. Mereka bawa mobil, terus bagasinya dibuka, dijual barangg one dollars, two dollars, five dollars, nanti uang penjualan diserahkan untuk kegiatan sosial," katanya.

Maidi mengatakan, selain itu dirinya juga akan 'menyulap' kawasan taman Bantaran menjadi tempat wisata dengan menambah beberapa wahana permainan.

"Di Bantaran itu nanti saya konsep ada wisata juga, nanti ada perahu yang kit turunkan di Bengawan. Nanti akan saya coba, saya naiki sendiri," jelasnya.

Maidi menambahkan, rencananya pemindahan para pedagang ke Taman Lalu Lintas Bantaran akan dimulai pada 4 Agustus 2019. Nantinya, seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di CFD akan dipindah ke taman yang berada di pinggir Sungai Bengawan Madiun

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved