Malang Raya

2018, Pernah Pensiunan UB Terlibat Kasus ‘Jalan Belakang’

Setiap tahun adanya seleksi jalur mandiri Universitas Brawijaya (UB) Malang jadi sasaran empuk modus ‘jalan belakang’.

2018, Pernah Pensiunan UB Terlibat Kasus ‘Jalan Belakang’
ub.ac.id
Lambang Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Setiap tahun adanya seleksi jalur mandiri Universitas Brawijaya (UB) Malang jadi sasaran empuk modus ‘jalan belakang’ dengan bantuan orang dalam bisa masuk UB.

Dr Prija Djatmika SH MHum, Ketua Tim Advokasi UB Malang menyatakan pada tahun lalu juga ada kasus yang sama. Pelakunya pensiunan UB.

“Kami tahunya ya karena ada laporan ke UB karena anaknya tidak diterima,” jelas Prija pada suryamalang.com, Rabu (17/7/2019) saat bertemu di Rektorat UB.

Namun untuk penyelidikan akhirnya tidak berkembang. Sebab korban sudah dipindah orangtuanya keluar Pulau Jawa.

Mungkin keluarga korban enggan anaknya diintrograsi polisi. Apalagi juga sudah gagal masuk UB.

“Masuk UB itu ya harus lewat ujian masuk,” tandasnya.

Bukan dengan iming-iming membayar sekian ratus juga agar bisa masuk satu prodi.

Sehingga ia menyarankan ke pemerintah agar jalur seleksi mandiri itu ditiadakan saja.

Sebab setiap kali ada jalur mandiri yang diselenggarakan PTN selalu ada isu-isu seperti ini. Apalagi jika universitas melaksanakan seleksi sendiri.

“Harusnya hanya dua jenis seleksi saja secara nasional. SNMPTN atau jalur undangan dan SBMPTN,” sarannya.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved