Kabar Surabaya

Niat Kuat Nenek Sarmi, Penyandang Disabilitas Pergi Haji Meski Digendong ke Embarkasi Surabaya

Senyum sumringah Sarmi (74) CJH Embarkasi Surabaya saat datang di Asrama Haji. Nenek asal Besuki, Tulungagung ini adalah penyandang disabilitas.

Niat Kuat Nenek Sarmi, Penyandang Disabilitas Pergi Haji Meski Digendong ke Embarkasi Surabaya
Ist
Penyandang disabilitas Nenek Sarmi saat tiba di Embarkasi CJH Sukolilo Surabaya dengan digendong petugas. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Senyum sumringah Sarmi (74) Calon Jemaah Haji (CJH) Embarkasi Surabaya saat mendatangi Asrama Haji. Nenek asal Besuki, Tulungagung ini adalah penyandang disabilitas.

Diusianya yang senja dan hidup sebatang kara, Sarmi antusias untuk pergi ke Tanah Suci beribadah haji. "Saya kemarin di gendong, difoto di bus. Saya bilang sudah jangan digendong, saya tidak sakit," kata Sarmi kemudian tertawa, Rabu malam (17/7/2019).

Dia mengaku terus menjaga kesehatannya demi bisa berangkat ke Embarkasi Surabaya dan menunaikan Rukun Islam ke lima di Makkah.

"Saya sempat sakit-sakitan sebelum berangkat haji tapi saya berdoa kalau tidak ikut ke Surabaya ya ditunda lagi," kata dia.

Nenek Sarmi mengatakan, telah menunggu bertahun-tahun lantaran sempat menunda hingga empat kali pendaftaran haji.

Bukan karena tak memiliki uang, sebab dari hasil jual tanah peninggalan orang tuanya itulah Sarmi bertekad memenuhi impiannya.

Dibantu seseorang yang merawatnya, Sarmi kerap menanyakan pendaftaran haji di tingkat desa hingga kecamatan.

"Saudara saya banyak, yang merawat juga banyak. Tapi saya sempat cemas nanti siapa yang bantu saya. Ini katanya dulu berangkat umroh saja, tapi saya ke desa dibilang disuruh langsung ke Tulungagung (Kemenag Tulungagung) empat kali, nunggu lagi. Alhamdulillah ke Surabaya (embarkasi haji) besok berangkat," pungkas Sarmi.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved