Kabar Kediri

Pasangan Bukan Suami Istri di Kamar Kos Digerebek Satpol PP Kota Kediri

Tindakan petugas dilakukan setelah mendapatkan pengaduan dari warga sekitar tempat kos yang merasa terganggu karena diduga kos sering digunakan mesum.

Pasangan Bukan Suami Istri di Kamar Kos Digerebek Satpol PP Kota Kediri
suryamalang.com/Didik Mashudi
Pasangan bukan suami istri di Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri yang dibawa ke Kantor Satpol PP. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri kembali menggerebek tempat kos yang dihuni pasangan bukan suami istri. Kali ini sasarannya tiga tempat kos yang ada di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

"Ada empat pasangan yang diamankan petugas. Pasangan ini tidak bisa memperlihatkan bukti telah menikah," ungkap Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Kamis (18/7/2019).

Tindakan petugas dilakukan setelah sebelumnya mendapatkan pengaduan dari warga sekitar tempat kos yang merasa terganggu dengan sering digunakan tinggal bersama pasangan yang belum ada ikatan pernikahan. "Pengaduan warga langsung kami respon dengan mengecek ke tempat kosnya," jelasnya.

Hasil tindakan petugas di tempat kos pertama yang menyewakan 26 kamar, pada salah satu kamar ditemukan penghuni seorang laki-laki dan dua perempuan dengan kondisi pintu kamar kos tertutup.

Masih di Kelurahan Bandar Kidul tempat kos yang menyewakan 8 kamar, pada dua kamar kos ditemukan dua pasangan bukan suami istri dengan kondisi pintu kamar tertutup.

Sementara tempat kos ketiga yang menyewakan 11 kamar saat didatangi petugas pada salah satu kamar dengan pintu tertutup di dalamnya ditemukan seorang pria dan dua orang perempuan.

"Saat dipergoki petugas, laki -laki yang ada di dalam kamar sempat melarikan diri. Namun dengan sigap anggota mengamankan kembali," jelas Nur Khamid.

Dari tiga tempat kos di Kelurahan Bandar Kidul semuanya belum bisa menunjukkan perizinan. Ketiga tempat kos yang didatangi petugas juga tidak ditunggu langsung pemiliknya. "Kami juga mememukan satu wanita masih di bawah umur," tambahnya.

Pasangan bukan suami istri yang terjaring razia semuanya dibawa ke Kantor Satpol PP guna proses lebih lanjut. "Orangtua atau keluarga masing -masing kami panggil untuk menjemputnya," jelas Nur Khamid.

Sedangkan pemilik kos akan dipanggil untuk proses pertanggungjawaban dan diminta untuk mengurus semua perizinannya. Pemilik tempat kos yang memenuhi unsur pelanggaran tidak tertutup kemungkinan bakal ditutup tempat usaha kosnya.

Sedangkan data pasangan bukan suam istri yang diamankan masing-masing, OTR (25) warga Betro Timur, Mojokerto, RR (24) warga Pakisaji, Kabupaten Malang, NLD (18) warga Kelurahan Blabak, Kota Kediri, DAT (16) warga Pare, Kabupaten Kediri, OGN (18) warga Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, LN (34) warga Kelurahan Singonegaran, Kota Kediri dan dan AS (27) warga Grogol, Kabupaten Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved