Kabar Surabaya

Usai Ketuanya Diberhentikan DKPP RI, Begini Sikap Bawaslu Kota Surabaya

Pasca bertemu dengan Bawaslu Jatim, pihaknya akan segera melakukan rapat pleno untuk menentukan kompisisi pimpinan Bawaslu Kota Surabaya yang baru.

Usai Ketuanya Diberhentikan DKPP RI, Begini Sikap Bawaslu Kota Surabaya
Ist
Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya siap mematuhi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Ketua Bawaslu Surabaya, Hadi Margo Sambodo. Dalam waktu dekat, Bawaslu Surabaya akan menindaklanjuti putusan tersebut.

"Pertama, kami taat dan patuh terhadap putusan itu. Selain itu, kami siap melaksanakan putusan itu," kata Anggota Bawaslu Surabaya, Yaqub Baliyya dikonfirmasi Kamis (18/7/2019).

Selain itu, Bawaslu Surabaya akan berkonsultasi dengan Bawaslu Jatim pasca putusan tersebut. "Selanjutnya, kami akan menghadap ke Bawaslu Jawa Timur untuk membahas putusan itu. Kami akan memohon petunjuk," katanya.

Yaqub bersama jajaran Komisioner Bawaslu Kota Bawaslu Surabaya saat ini sedang berada di Jakarta. Sebelumnya, Rabu (17/7/2019), pihaknya baru saja mengikuti sidang putusan di DKPP RI. "Kami saat ini masih di Jakarta. Sebab, putusannya kemarin sore. Senin, minggu depan akan menghadap ke Bawaslu Jatim," kata Yaqub.

Pasca bertemu dengan Bawaslu Jatim, pihaknya akan segera melakukan rapat pleno untuk menentukan kompisisi pimpinan yang baru. "Berikutnya, kami akan melaksanakan pleno untuk pemilihan Ketua," katanya.

Pasca putusan dari DKPP RI, Yaqub menegaskan, kinerja Bawaslu Kota Surabaya tak terganggu. "Even pemilu 2019 juga sudah hampir selesai. Selain itu, tahapan pilkada 2020 belum mulai. Secara umum, tak terganggu," katanya.

Sebaliknya, putusan itu menjadi pelajaran pihaknya kedepan dalam memberikan rekomendasi hingga administrasi lainnya. "Sebaliknya, ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Artinya, kami akan mawasdiri dalam hal administrasi. Terutama, soal surat dan menyurat dan mengeluarkan rekomendasi," tegasnya.

Untuk diketahui, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI memberhentikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo. Hadi Margo diberhentikan dari jabatannya karena dinilai melanggar kode etik penyelenggaraan pemilu.

Putusan ini disampaikan berdasarkan hasil sidang putusan Nomor 87-PKE-DKPP/V/2019 yang dibacakan di Jakarta, pada tanggal 17 Juli 2019. Sidang DKPP tersebut memutuskan menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada Hadi Margo Sambodo selaku ketua merangkap anggota Bawaslu Surabaya sejak dibacakan putusan.

"Menjatuhkan Sanksi Peringatan Keras Terakhir dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua Kepada Teradu I Hadi Margo Sambodo selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kota Surabaya sejak dibacakannya Putusan ini;" ucap petikan DKPP dikutip Surya.co.id, dari salinan putusan DKPP RI," Kamis (18/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved