Kabar Surabaya

Bu Risma Wali Kota Surabaya Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo

Jalan Bung Tomo itu nantinya akan dipindahkan di Kecamatan Benowo, tepatnya di jalan baru yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

Bu Risma Wali Kota Surabaya Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo
pipit maulidiya - suryamalang.com
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana mengubah nama Jalan Bung Tomo yang selama ini berada di kawasan Ngagel dan berdekatan dengan makam Bung Tomo.

Jalan Bung Tomo itu nantinya akan dipindahkan di Kecamatan Benowo, tepatnya di jalan baru yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP).

Jalan baru tersebut merupakan proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB).

"Saya mau Jalan Bung Tomo itu dipindah karena yang sekarang jaraknya terlalu pindah. Saya usulkan itu (Jalan Bung Tomo) ada di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)," kata Bu Risma, Kamis (18/7/2019).

Sedangkan Jalan Bung Tomo di kawasan Ngagel Surabaya akan diganti nama atau dikembalikan menjadi Jalan Kencana.

"Karena Jalan Bung Tomo yang sekarang, panjangnya enggak sampai 1 km. Kalau digunakan nama jalan di Stadion GBT, panjang. Sekarang jalannya dibangun," ujar Bu Risma.

Bu Risma mengakui mendapat banyak penolakan, mulai dari anggota legislatif hingga pemerhati sejarah.

Apalagi, Jalan Bung Tomo itu sudah sesuai berada di kawasan Ngagel yang jaraknya juga sangat berdekatan dengan pusara Bung Tomo.

Namun, Risma tak bergeming meski menerima protes.

Menurut dia, pemindahan nama Jalan Bung Tomo itu murni untuk menghormati dan menghargai jasa pahlawan.

"Enggak apa-apa ditolak, saya kepingin memberikan penghormatan. Karena Jalan Bung Tomo itu terlalu pendek. Kami kan ingin menghargai Bung Tomo," ujar Risma.

Pemerintah Kota Surabaya memang berencana mengganti beberapa nama jalan di beberapa titik.

Hal itu tertuang dalam surat edaran bernomor 020/10946/436.75/2019 yang diedarkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved