Kabar Kediri

Jaksa Kediri Segera Gelar Perkara Mayat Guru Honorer Dalam Koper di Blitar

UPDATE KASUS MUTILASI - Korban pembunuhan disertai mutilasi ini adalah Budi Hartanto (28), guru honorer dan pemilik Sanggar Tari CK Dance.

Jaksa Kediri Segera Gelar Perkara Mayat Guru Honorer Dalam Koper di Blitar
didik mashudi
Dua tersangka kasus mutilasi guru honorer Aris Sugianto dan Ajis Prakoso saat dilimpahkan penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Kediri bakal melakukan gelar perkara dua tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi Aris Sugianto dan Ajis Prakoso.

Korban pembunuhan disertai mutilasi ini adalah Budi Hartanto (28), guru honorer dan pemilik Sanggar Tari CK Dance.

Berkas perkara berikut tesangka dan barang bukti kasus ini yang terdiri 2 sepeda motor, pisau untuk mutilasi berikut koper untuk membuang mayat korban telah dilimpahkan penyidik Polda Jatim ke jaksa penuntut.

Kajari Kabupaten Kediri Subroto saat dikonfirmasi menjelaskan, gelar perkara dilakukan terkait dengan satu pasal yang harus didiskusikan dahulu.

"Kalau gelar perkaranya sudah selesai, berkasnya bakal dilimpahkan ke pengadilan," jelas Subroto kepada wartawan di Kantor Kejari Kabupaten Kediri, Jumat (19/7/2019).

suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom
suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom (.)

Sejauh ini tidak dijelaskan pasal yang mana yang bakal dibahas pada gelar perkara kasus pembunuhan Budi Hartanto.

Sebelumnya Subroto menjelaskan, setelah pelimpahan tahap kedua berkas perkara pembunuhan disertai mutilasi dengan tersangka Aris Sugianto dan Ajis Prakoso segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri secepatnya.

Setelah berkasnya dilimpahkan, jadwal sidangnya bakal ditentukan oleh pengadilan. "Kami hanya melimpahkan berkasnya secepatnya, nanti jadwalnya ditentukan pengadilan," jelasnya.

Namun sebelumnya jaksa penuntut akan membaca dan mempelajari berkasnya apakah sudah sesuai. Perkara kasus pembunuhan disertai dengan mutilasi ini bakal ditangani tiga jaksa di bawah koordinasi Kasi Pidana Umum (Pidum).

Sebelumnya Aris dan Ajis sempat menulis surat permintaan maaf kepada keluarga Budi Hartanto.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved