Kabar Blitar

Lelang Gagal Lagi, Pembangunan Puskesmas Sukorejo Kota Blitar Senilai Rp 6 Miliar Terancam Batal

Rencana pembangunan Puskesmas Sukorejo sebenarnya dimulai sejak 2018. Tetapi, rencana pembangunan batal karena juga proses lelangnya gagal.

Lelang Gagal Lagi, Pembangunan Puskesmas Sukorejo Kota Blitar Senilai Rp 6 Miliar Terancam Batal
suryamalang.com/Samsul Hadi
Kondisi bangunan Puskesmas Sukorejo Kota Blitar yang rencananya akan dibangun pada tahun ini, Jumat (19/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Rencana pembangunan Puskesmas Sukorejo, Kota Blitar, pada 2019 ini, terancam batal. Padahal, Pemkot Blitar sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk pembangunan puskesmas itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis mengatakan, proses lelang pekerjaan pembangunan puskesmas pada tahun ini gagal lagi. Hasil lelang sudah keluar pada awal Juli 2019.

"Lelangnya gagal lagi, tidak ada pemenangnya. Kami masih menunggu kebijakan dari pimpinan," kata Muchlis, Jumat (19/7/2019).

Dikatakannya, dalam proses lelang itu, awalnya waktu pekerjaan pembangunan Puskesmas Sukorejo selama 180 hari. Lalu ada perubahan lama waktu pekerjaan menjadi 170 hari. Dengan perubahan waktu pekerjaan itu tidak ada rekanan yang menawar.

"Saat ini waktu terus berjalan, kami belum tahu apakah memungkinkan untuk dilelang lagi," ujarnya.

Rencana pembangunan Puskesmas Sukorejo sebenarnya dimulai sejak 2018. Tetapi, rencana pembangunan batal karena juga proses lelangnya gagal. Lalu, Pemkot Blitar menunda pembangunan puskesmas pada 2019. Lagi-lagi pembangunannya terancam batal karena proses lelangnya juga gagal.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan, pembangunan Puskesmas Sukorejo seharusnya terealisasi tahun ini. Sebab, rencana pembangunan puskesmas sudah sempat batal pada tahun lalu.

"Kami sudah pernah memperingatkan Dinkes agar menyiapkan proses lelang sejak awal tahun. Kalau lelangnya gagal masih ada waktu untuk lelang ulang. Kalau sekarang waktunya sudah mepet," katanya.

Dikatakannya, kalau pembangunan Puskesmas Sukorejo batal lagi dilaksanakan tahun ini, dewan mengusulkan agar anggarannya dialihkan untuk program lain. Pengalihan anggaran itu bisa dilakukan pada pembahasan perubahan APBD Kota Blitar 2019.

"Kalau batal lagi, lebih baik anggarannya dialihkan saja. Biar silpa APBD-nya tidak naik lagi. Dinkes termasuk salah satu OPD yang menyumbang silpa paling banyak di APBD 2018," ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved