Universitas Brawijaya Malang

Antisipasi Peserta Tak Daftar Ulang SBMPTN, 5018 Peserta Lolos Jalur Mandiri Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya (UB) Malang mengumumkan peserta yang lolos di seleksi jalur mandiri 2019 sebanyak 5.018 peserta, Sabtu (20/7/2019).

Antisipasi Peserta Tak Daftar Ulang SBMPTN, 5018 Peserta Lolos Jalur Mandiri Universitas Brawijaya
ub
Wakil Rektor I Universitas Brawijaya Malang, Prof Dr drh Aulanni'am DES. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Brawijaya (UB) Malang mengumumkan peserta yang lolos di seleksi jalur mandiri 2019 sebanyak 5.018 peserta, Sabtu (20/7/2019).

Data semula, kuota jalur mandiri sebanyak 3395 peserta. Wakil Rektor 1 UB, Prof Dr drh Aulanni'am DES menyatakan angka 5018 itu menyesuaikan yang tidak daftar ulang di SNMPTN dan kemungkinan di SBMPTN.

"Sehingga kuota totalnya sesuai," jelas Aulanni saat dikonfirmasi suryamalang.com, Sabtu (30/7/2019). Pagu total UB 2019 sebanyak 13.215 orang. Disebutnya, antisipasi ini karena meski peserta sudah diterima di SBMPTN, tapi masih ada yang mencoba daftar mandiri. Ini diperbolehkan. Berbeda dengan yang sudah diterima di SNMPTN sudah dikunci tidak bisa daftar di SBMPTN.

"Yang sudah diterima di SBMPTN dan daftar mandiri pasti memilih salah satu," kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UB ini. Apalagi data yang dimiliki UB, mereka yang diterima di SBMPTN UB, sebanyak 38 persen menjadikan UB sebagai pilihan kedua. Angka ini relatif tinggi. Karena itu peserta yang diterima di mandiri UB lebih banyak.

Jumlah peserta yang mendaftar seleksi jalur mandiri UB sebanyak 13.073 orang. Namun yang datang ikut seleksi hanya 11.425 orang. Hal ini karena ada sebanyak 1648 peserta tidak hadir saat seleksi ujian mandiri pada Senin, 15 Juli 2019 lalu di UB.

"Peserta yang lolos sebagai calon maba UB masih harus mengikuti tes kesehatan untuk beberapa fakultas yang mensyaratkan," katanya. Untuk itu, kata dia, dimohon segera melakukan daftar ulang dan mengunjungi laman selma.ub.ac.id.

Dari 5.018 peserta yang diterima, mereka terdiri dari 3.104 orang memilih prodi saintek dan soshum sebanyak 1.914 orang. Dari total peserta yang mengikuti tes, peminat terbanyak saintek adalah pendidikan dokter sebanyak 1.880 orang. Namun yang diterima 95 orang. Sedang peminat terbanyak soshum yaitu ilmu hukum sebanyak 1.637 orang dan diterima 265 orang.

Penilaian seleksi jalur mandiri adalah dari nilai tes murni ditambah prestasi lain yang dibuktikan dengan sertifikat prestasi seperti juara seni, olah raga, baca Alquran. Sedang batas waktu peserta yang diterima untuk melakukan daftar ulang mulai 21 Juli hingga 26 Juli 2019. Yang tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditentukan maka dianggap mengundurkan diri. 

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved