Malang Raya

Bekraf Sosialisasi Program Orbit Di Malang, Dipilih karena Salah Satu Kota Kreatif

Malang menjadi sasaran sosialisasi Orbit oleh Bekraft karena sebagai kota kreatif selain Bandung dan Jogja.

Bekraf Sosialisasi Program Orbit Di Malang, Dipilih karena Salah Satu Kota Kreatif
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) mensosialisasikan program Orbit di Kota Malang, Minggu (21/7/2019) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN -Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) mensosialisasikan program Orbit di Kota Malang, Minggu sore (21/7/2019).

Orbit menjadi wadah desainer Indonesia yang bertalenta untuk mengaktualisasi diri, mengembangkan kompetensi dan tumbuh berkembang secara maksimal melalui program pengembangan kapasitas yang berkelanjutan.

Tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Orbit.

"Pemerintah memberi fasilitasi untuk produk kreatif berupa peningkatan kapasitas sehingga bisa mendapat penghasilan," jelas Toar Mangaribi, Kasubdit Edukasi Sub Sektor Ekonomi Kreatif, Bekraf saat memberi sambutan di Dilo Telkom Kayutangan.

Malang menjadi sasaran sosialisasi karena sebagai kota kreatif selain Bandung dan Jogja.

Diharapkan nanti muncul orbiter-orbiter lain sebagaimana ada di 2017 dan 2018.

Harapan ke depan, apa yang dihasilkan selain produk bagus dan berkualitas juga bisa laku di pasaran.

ORBIT merupakan wadah desainer Indonesia yang bertalenta untuk mengaktualisasi diri, mengembangkan kompetensi dan tumbuh berkembang secara maksimal melalui program pengembangan kapasitas yang berkelanjutan.

Ketua Indonesian Fashion Chamber Bandung, Nuniek Mawardi menyatakan Orbit sebagai skenario/modeling untuk penguatan desainer Indonesia agar berkembang maksimal.

"Selain produknya harus keren, juga harus bermanfaat untuk diri sendiri juga buat orang lain," kata Nuniek di acara itu.

Untuk itu yang ingin ikut Orbit harus bikin portofolio dulu kemudian dikurasi. Setelah itu bikin prototipe dan dikurasi lagi.

Untuk itu, desainer yang terpilih akan mendapat sertifikat penghargaan, fasilitas Haki, pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, publikasi dan kesempatan terlibat dalam kegiatan Berkraf, magang dan studi banding di dalam dan luar negeri.

Sedang ruang lingkup Orbit 2019 adalah arsitektur, desain interior, desain fesyen, komunikasi visual, tata cahaya, produk dll.

Sedang yang lolos seleksi akan ikut tahapan program basic, penguatan dan pengembangan. Yunita, peserta yang hadir dari Kota Malang menyatakan ingin mendapat informasi soal desain di acara itu. Sebab ia berangkat dari produk daur ulang.

"Saya bikin produk daur ulang popok bayi," kata Yunita yang hadir bersama puluhan anak muda.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved