Kabar Pasuruan

Gelar Pilwali Kota Pasuruan Tahun 2020, KPU Butuhkan Anggaran Rp 23 Miliar

KPU sudah ajukan anggaran sebesar Rp 23 miliar ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Pasuruan, pada 1 Juli 2019 lalu.

Gelar Pilwali Kota Pasuruan Tahun 2020, KPU Butuhkan Anggaran Rp 23 Miliar
KPU 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Tahun 2020, Kota Pasuruan akan menggelar pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Rencananya, Pilwali akan diselenggarakan pada 23 September 2020 mendatang.

Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi itu, KPU Kota Pasuruan sudah mulai mengajukan anggaran kebutuhan untuk pesta demokrasi ini.

Royce Diana Sari, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan mengatakan, anggaran yang akan digunakan untuk kebutuhan Pilwali 2020 telah digodok di internal KPU.

Dijelaskan dia, pembahasan pun mulai dilakukan sejak bulan Juni. Royce mengungkapkan, KPU sudah ajukan anggaran sebesar Rp 23 miliar ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Pasuruan, pada 1 Juli 2019 lalu.

Menurut dia, dari pengajuan itu, KPU Kota Pasuruan menganggarkan 60 persen lebih untuk honorarium, kebutuhan adhoc, dan sosialisasi.

Sedangkan anggaran lain, kata dia, diperuntukkan untuk kebutuhan teknis, di antaranya surat suara hingga logistik pemilihan.

Akan tetapi, informasi teranyar yang diterima Royce, Tim Anggaran hanya akan menyetujui di kisaran angka Rp 18,7 miliar dari ajuan Rp 23 miliar itu.

“Besaran jumlahnya masih belum pasti, berubah-ubah karena pembahasan masih terus dilakukan,” kata Royce saat dihubungi melalui selulernya.

Kendati demikian, ia menegaskan, pembahasan anggaran belum memasuki tahap final. Menurut Royce, pihaknya tak dapat menyebutkan jumlah yang bakal digedok Tim Anggaran Pemkot Pasuruan.

"Terakhir kami dengar kabar, Pemkot hanya mampu hibahkan sekitar Rp 20 miliar, itupun yang Rp 5 miliar untuk Bawaslu. Kami masih menunggu kabar dan keputusan resminya saja," paparnya.

Sekadar diketahui, anggaran dana hibah Pemkot Pasuruan kepada KPU untuk Pilwali 2015 lalu sebesar Rp 11,8 miliar. Di tahun 2020, kebutuhan untuk menyelenggarakan Pilwali naik sekitar 100 persen. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved