Kota Batu

Honorer Pemkot Batu Kebanyakan Lulusan SMA, Kesulitan Ajukan Untuk P3K

Tahun 2019 ini Pemkot Batu mengajukan sebagian tenaga honorer untuk pendaftaran Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K).

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Tahun 2019 ini Pemkot Batu mengajukan sebagian tenaga honorer untuk pendaftaran Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dari total 465 tenaga honorer, yang diajukan untuk pendaftaran P3K ada 337 saja.

Jumlah tersebut terdiri dari tenaga kependidikan ada 70 orang, lalu tenaga kesehatan ada 3 orang, dan tenaga teknis ada 264.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan tidak bisa mendaftarkan semua tenaga honorer karena rata-rata lulusan SMA.

Padahal persyaratan untuk mengikuti P3K ini minimal D3 sampai S1.

“Dari BKPSDM, sisanya itu tidak lolos, karena persyaratannya tidak memenuhi. Banyak yang ijazah nya masih SMA, makanya ini yang jadi dilema kami,” ungkapnya, Senin (22/7/2019).

Namun tenaga honorer ini termasuk yang diprioritaskan oleh Pemkot Batu.

Meskipun banyak yang lulusan SMA, Pemkot Batu akan mencari solusi terbaik. Apalagi kebutuhan tenaga pemerintah di Pemkot Batu juga banyak.

“Ya mau bagaimana lagi, kalau hanya lulusan SMA tidak bisa diikutkan P3K.”

“Apalagi imbauan dari Kemenpan RB tidak menerima CPNS dulu, makanya honorer ini jadi prioritas,” imbuhnya.

Pemkot Batu sudah mengajukan P3K ke Kemenpan RB dan BKN sejak Juni lalu.

Di satu sisi, untuk tenaga honorer yang lulusan SMA, Pemkot Batu sudah meminta dan mengajukan dalam pembahasan Apeksi beberapa waktu lalu. Agar mengutamakan tenaga honorer yang mendekati masa pensiun.

“Kami mengusulkan .melalui Apeksi yang nantinya akan di sampaikan ke Kemenpan RB kamu ke Presiden,” pungkas Punjul.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved