Malang Raya

Soal SMPN Baru, Dindik Masih Studi Kelayakan ‘Kecil-Kecilan’

Zubaidah, Kadindik Kota Malang menyatakan masih melakukan studi kelayakan kecil-kecilan terkait wacana pendirian SMPN baru.

Soal SMPN Baru, Dindik Masih Studi Kelayakan ‘Kecil-Kecilan’
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Zubaidah, Kadindik Kota Malang menyatakan masih melakukan studi kelayakan kecil-kecilan terkait wacana pendirian SMPN baru.

Belum sampai pada tahap mengambil keputusan. Salah satu daerah yang disurvei adalan kawasan Baran yang dekat kampung topeng Desaku Menanti, Kecamatan Kedungkandang.

“Tapi disana potensinya ya kecil karena penduduknya tak begitu banyak meski ada perumahan. Memang untuk SMPN jauh darimana-mana,” kata Zubaidah pada wartawan usai menghadiri kegiatan seminar pendidikan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Senin (22/7/2019).

Lokasinya agak jauh terpencil meski ada akses jalan namun tidak dilewati angkutan umum.

Di sana memang sudah ada MI. Sedang di Kecamatan Kedungkandang ada empat SMPN namun berjauhan.

Ada SMPN 21, 27, 10 dan 23. Sedang lokasi kedua yang disurvei adalah sebuah lapangan di Kecamatan Sukun. Ini juga belum diputuskan.

Sedang di Polehan memang ada tiga SDN yang memungkinkan dimerger. Satu SDN bisa jadi satu SMPN namun statusnya mungkin menjadi satap (satu atap) karena jadi satu lokasi dimana ada SDN dan mungkin SMPN.

Tapi sebelum memutuskan, Dindik akan studi kelayakan melibatkan sejumlah pihak. Tujuannya agar tidak salah dalam mengambil langkah.

“Kalau nanti misalkan sudah mendapatkan hasil dari studi kelayakan itu, baru akan mengajukan surat kepada kemendikbud.”

“Apakah akan dibantu pendirian atau pemerintah daerah,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved