Kabar Blitar

Dishub Kota Blitar Siap Gunakan Kartu Pintar untuk Uji Kendaraan Bermotor, Usul Anggaran Rp 300 Juta

Dishub kota Blitar akan mengganti buku KIR dengan smart card atau kartu pintar untuk pengujian kendaraan bermotor.

Dishub Kota Blitar Siap Gunakan Kartu Pintar untuk Uji Kendaraan Bermotor, Usul Anggaran Rp 300 Juta
suryamalang.com/Samsul Hadi
Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono menunjukkan contoh kartu pintar untuk pengujian kendaraan bermotor. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar berencana memberlakukan pengujian kendaraan bermotor secara elektronik. Dishub akan mengganti buku KIR dengan smart card atau kartu pintar untuk pengujian kendaraan bermotor.

"Sekarang kami mengusulkan anggaran untuk pengadaan aplikasi di PAK APBD 2019," kata Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono, Selasa (23/7/2019).

Priyo mengatakan, Dishub mengusulkan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk pengadaan aplikasi pengujian kendaraan bermotor secara elektronik. Menurutnya, di Jatim, baru ada 11 kota/kabupaten yang sudah menerapkan sistem itu untuk pengujian kendaraan bermotor.

"Kalau anggaran sudah disetujui, kami upayakan sistem itu bisa diberlakukan mulai September 2019," ujar Priyo.

Dengan sistem itu, kata Priyo, proses pelaksanaan uji kendaraan bermotor tidak perlu lagi menggunakan alat tulis dan kertas. Semua proses uji kendaraan menggunakan aplikasi dan discan.

Untuk buku KIR akan diganti dengan smart card atau kartu pintar. Smart card ini dipegang oleh pemilik kendaraan. Smart card itu dilengkapi dengan barcode. Hasil pengujian kendaraan yang ditempel di bodi kendaraan juga dilengkapi barcode.

"Proses pengecekannya juga mudah. Petugas tinggal menempelkan aplikasi ke stiker di kendaraan. Semua data langsung muncul, kapan kendaraan itu lulus uji KIR dan siapa pemiliknya langsung diketahui," katanya.

Priyo mengaku sudah mengujicoba penerapan pengujian kendaraan bermotor secara elektronik itu. Menurutnya, program itu merupakan instruksi dari Kementerian Perhubungan.

Sekadar diketahui, sesuai Pasal 152 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan menyebutkan setiap kendaraan yang telah melakukan pengujian kendaraan berhak mendapatkan bukti KIR. Yakni berupa kartu uji, tanda uji dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor.

Namun, sesuai Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.2922/AJ.402/DRJD/2017 tanggal 8 Mei 2018 tentang Pedoman Teknis Bukti Lulus Uji Berkala Kendaraan Bermotor menyebutkan seluruh bukti KIR diubah menjadi Kartu Pintar

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved