12 Tim Putra dan 8 Tim Putri Kampus-kampus di Jatim Ikuti LIMA Basketball McDonald’s

Sebelumnya UIN Maliki juga pernah menjadi tuan rumah di LIMA Basketball fase conference Jawa Timur dan Nationals season 5

12 Tim Putra dan 8 Tim Putri Kampus-kampus di Jatim Ikuti LIMA Basketball McDonald’s
dya ayu wulansari
Opening Ceremony dan pertandingan pertama antara Tim putra UBAYA Vs Tim putra Unisma, Rabu (24/7/2019) di Sport Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 12 tim putra dan delapan tim putri dari kampus-kampus di Jawa Timur mengikuti Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball McDonald’s East Java Conference (EJC) Season 7.

Acara kompetisi basket antar kampus ini nantinya berlangsung pada 24-31 Juli dan digelar di Sport Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.

Sebelumnya UIN Maliki juga pernah menjadi tuan rumah di LIMA Basketball fase conference Jawa Timur dan Nationals season 5 atau tahun kelima gelaran LIMA.

Selain Malang, tahun ini LIMA digelar di delapan kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, Jogja, Tasikmalaya, Surakarta dan Pontianak.

Dua belas tim putra yang menjadi peserta kompetisi antar kampus ini yakni berasal dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Politeknik Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Ciputra, Universitas Islam Malang, Universitas Ma Chung, Universitas Merdeka Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang dan Universitas Surabaya.

Sementara delapan tim putri yaitu Politeknik Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Ciputra, Universitas Merdeka Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Surabaya dan STKIP PGRI Bangkalan.

Khusus untuk tim putri STKIP PGRI Bangkalan menjadi peserta yang baru bergabung tahun ini.

Untuk juara tim basket putra putri dari kampus daerah Jatim nanti akan berlaga kembali ditingkat nasional di Jakarta.

"Tahun ini pesertanya bertambah. Untuk yang di Malang ini banyak yang waiting list, jadi tidak semua kampus bisa ikut karena kuota kami batasi," kata Rida Achmad General Manager Liga Mahasiswa, Rabu (24/7/2019).

Rida menjelaskan, soal tujuan digelarnya Liga Mahasiswa ini setiap tahunnya ialah untuk memberikan wadah serta pengalaman pada para mahasiswa untuk dapat tampil menjadi atlet dalam kompetisi profesional di tingkat kampus, sekalipun tak sedikit para atlet hasil tampil di LIMA kini berhasil bergabung bersama Timnas Indonesia dibeberapa cabor. Terlebih memang sudah ada kerjasama antara LIMA dengan Indonesian Basketball League (IBL).

"Kami yang paling utama itu ingin memberikan pengalaman pembinaan student athlete. Muara utama bukan pada prestasi ke nasional, walaupun kami juga arahnya kesitu. Namun yang kami tekanan ialah binaan hard skill dan soft skill, jadi mereka bisa merasakan bagaimana pengalaman ikut kompetisi profesional karena kami benar-benar menjaga profesionalisme itu," jelasnya.

Pihaknya berharap LIMA setiap tahunnya dapat lebih berkembang dan memberikan kompetisi profesional untuk para mahasiswa dalam dunia olahraga.

"Harapan kami dari tahun ke tahun semakin bagus secara kompetisi juga penyelenggaraan, serta operasional organisasi karena LIMA ini benar-benar swadaya," ujar Rida.

Selain telah bekerjasama dengan IBL, rencana kedepan LIMA juga akan bekerjasama dengan PSSI untuk menyalurkan para atlet berkualitas dibidang sepak bola dan futsal yang tak lain menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di LIMA.

Penulis: Dya Ayu
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved