Breaking News:

Piala Dunia

Selangkah Lagi Jadi WNI, Otavio Dutra Punya Mimpi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2022

Selangkah Lagi Jadi WNI, Bek Persebaya Surabaya Otavio Dutra Punya Mimpi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2022

Penulis: Khairul Amin | Editor: eko darmoko
Ndaru
Pemain Persebaya Otavio Dutra berlatih di Lapangan Jenggolo, Kamis (7/2/2019) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYAOtavio Dutra bek asing Persebaya Surabaya sudah mendapatkan persetujuan rekomendasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Komisi X DPR RI, Rabu (24/7/2019) malam kemarin.

Pemain kelahiran Brasil tersebut hanya tinggal melakukan sumpah di Kemenkumham untuk selanjutnya disahkan menjadi WNI.

Setelah nantinya menjadi WNI, Otavio Dutra mengakui mempunyai mimpi bisa bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia.

Apalagi terdekat, Timnas besutan Simon McMenemy itu akan menjalani kualifikasi Piala Dunia 2022.

Indonesia berada di Grup G Zona Asia, satu grup dengan Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Laga perdana akan jamu Timnas Malaysia 5 September 2019 nanti.

Meski itu bukan perkara mudah, tapi Dutra sebut semua harus bisa bermimpi bisa bawa Indonesia berlaga di Piala Dunia.

“Kesempatan ada kenapa tidak. Harus selalu punya mimpi. Waktu kecil saya punya mimpi bisa jadi pemain bola, Puji tuhan saya bisa, karena saya percaya dan saya kerja, kenapa Indonesia juga tidak bisa mimpi (bermain di Piala Dunia). Kami bisa hidup karena punya mimpi,” terang Dutra, Kamis (25/7/2019).

Apalagi, setelah resmi menjadi WNI dan bisa bela Timnas Indonesia, ini akan menjadi kali pertama pemain 35 tahun itu berlaga untuk Timnas.

Karena saat di kampung halamannya, Brasil, ia belum sekalipun berlaga atas nama Timnas.

“Saya punya kesempatan dulu, tapi waktu itu saya masih di Eropa, klub tidak mau lepas saya ke sana, saya tidak ke sana (Brasil), makanya saya mau di sini (Indonesia),” tambah Dutra.

Meskipun Dutra akui menjadi WNI tidak menjadi jaminan dirinya akan menjadi bagian dari Timnas Indonesia, harus juga menunggu panggilan sang juru taktik, Simon McMenemy.

“Itu (bermain di Piala Dunia) satu mimpi bersama Timnas, tapi saya harus tunggu panggilan pelatih Simon McMenemy, semoga saya dipanggil,” harap Dutra.

Dutra bersyukur komunikasi dengan Simon berjalan lancar, termasuk saat Simon menyaksikan langsung dirinya berlaga saat Persebaya jamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (5/7/2019).

“Kemarin waktu kami main lawan Persib, beliau (Simon McMenemy) nonton, setelah pertandingan beliau kontak dengan saya, bilang saya main bagus, saya senang,” terang Dutra.

“Waktu itu saya tidak tahu beliau nonton, jadi kami harus selalu maksimal, karena coach lihat semua pertandingan,” pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved