Kabar Pasuruan

Viral Remaja Naik Motor Trail di Area Pemakaman, Akhirnya Diamankan Polisi Untuk Minta Maaf Terbuka

Masyarakat Pasuruan dihebohkan dengan beredarnya sebuah video dua remaja yang sedang asyik bermain sepeda motor di area pemakaman umum.

Viral Remaja Naik Motor Trail di Area Pemakaman, Akhirnya Diamankan Polisi Untuk Minta Maaf Terbuka
suryamalang.com/Galih Lintartika
Dua remaja yang bermain motor trail di pemakaman bacakan permintaan maaf di Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Masyarakat Pasuruan dihebohkan dengan beredarnya sebuah video dua remaja yang sedang asyik bermain sepeda motor di area pemakaman umum. Video itupun viral dan tersebar luas di media sosial.

Sampai - sampai, akun Lambe Turah pun ikut memposting video dua remaja yang tidak etis bermain sepeda motor di area makam. Bahkan, mereka memacu sepeda motornya secara ugal - ugalan.

Video tersebut banjir komentar pedas dari warganet. Netizen pun geram dengan tingkah dua remaja ini. Mereka tidak mencerminkan tindakan terpuji. Bahkan, dalam rekaman video itu, sepeda motor kedua remaja ini beberapa kali menyenggol batu nisan di makam.

Nah, setelah viral banyak pihak yang menuntut agar kedua remaja ini ditangkap dan memberikan penjelasan atas perbuatannya yang sangat tercela itu. Tak sampai 24 jam, sebuah fakta pun terungkap.

Aksi gasstrack dua remaja yang menggunakan sepeda motor matic ini diketahui terjadi di sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Dusun Menangas Wetan, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Kedua pelaku aksi ngetril diatas makam itu masih berusia belia. Mereka adalah KM (13) dan MZ (12). Keduanya merupakan remaja warga Dusun Menangas Wetan, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

KM dan MZ sudah diamankan di Polsek Grati. Tak hanya keduanya, satu remaja lagi juga diamankan. Dia adalah MF. Dalam kasus ngetril ugal - ugalan di makam ini, MF adalah remaja yang merekam aksi temannya KM dan MZ.

Mereka diminta meminta maaf secara terbuka dihadapan publik yang juga dilakukan melalui media sosial di group facebook yang sama.

Kapolsek Grati, AKP Suyitno menerangkan, dari hasil pemeriksaan kedua remaja kalau perbuatan ngetril di makam terjadi pada April 2019.

"Ceritanya mereka sedang membersihkan makam kemudian iseng melakukan aksi tersebut dan direkam oleh temanya sendiri kemudian baru diunggah pada Rabu 24 Juli kemarin di Facebook," katanya, Kamis(25/7/19) pagi.

Ia menjelaskan, kedua remaja ini sudah membuat surat pernyataan secara tertulis di Polsek Grati yang intinya berisi permohonan maaf kepada masyarakat dan tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

"Permintaan maaf sudah dikirimkan dan disebar melalui media sosial. Kemarin juga orang tua, dan masyarakat ikut menyaksikan permintaan maaf dari kedua remaja ini," pungkasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved