Breaking News:

Kabar Banyuwangi

Bersama Binaragawan Ade Rai, BPJS Kesehatan Banyuwangi Libatkan Toga dan Tomas Sosialisasi JKN-KIS

Dari total jumlah penduduk Banyuwangi yang 1,7 juta jiwa, masih 51,2 persen atau 887.448 jiwa yang menjadi peserta JKN-KIS.

Penulis: Haorrahman | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas bersama Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi, Wahyu Santoso dan Binaragawan Ade Rai saat sosialisasi JKN - KIS 

Dalam kesempatan itu, Ade Rai juga membagikan tips gaya hidup sehat dengan pola makan sehat dan olahraga teratur kepada seluruh peserta yang hadir. 

“Sehat itu mudah dan murah, tidak perlu keluar biaya mahal. Misalnya lakukan menggenggam tangan selama satu menit setiap harinya, itu bisa membakar energi terutama gula. Bagi yang tidak punya waktu karena sibuk bekerja, manfaatkan dengan naik-turun tangga, maupun dengan mengulangi gerakan duduk dan berdiri di bangku kerja masing-masing," kata Ade Rai.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi, Wahyu Santoso menjelaskan, acara ini sebagai upaya BPJS untuk mengajak masyarakat untuk menjadi peserta JKN – KIS secara aktif.

“Jangan menunggu sakit dahulu, baru kita mengurus. Kalau bisa walau kita sehat, kita tetap mengikuti program ini. Dengan menjadi peserta, maka kita menghidupkan budaya gotong royong, dimana kita yang sehat membantu yang sakit, yang muda membantu yang tua, yang mampu membantu yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, per Juli 2019 cakupan kepesertaan JKN-KIS sendiri di Banyuwangi masih cukup rendah. Dari total jumlah penduduk yang 1,7 juta jiwa, masih 51,2 persen atau 887.448 jiwa yang menjadi peserta JKN-KIS.

“Itu berarti masih harus terus disosialisasikan penambahan kepersertaan ini. Itulah kami mengajak toga dan tomas untuk menyukseskan program ini,” pungkas Wahyu. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved