Kabar Surabaya

CIMB Niaga Syariah Perkuat Penetrasi Lewat Wakaf Digital

Kondisi perekonomian yang dinilai positif serta penguatan penetrasi melaui berbagai terobosan dinilai dapat merealisasikan target CIMB Niaga Syariah.

CIMB Niaga Syariah Perkuat Penetrasi Lewat Wakaf Digital
suryamalang.com/Bobby Constantine Koloway
S&D Regional Head Jawa Timur dan Bali Nusra CIMB Niaga, Rusidi, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, dan Chief Economist CIMB Niaga, Adrian Panggabean pada acara diskusi tentang prospek perekonomian Indonesia pada semester II 2019 di Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga masih cukup optimistis dapat mencapai pertumbuhan positif pada semester kedua 2019. Kondisi perekonomian yang dinilai positif serta penguatan penetrasi melaui berbagai terobosan dinilai dapat merealisasikan target tersebut.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara mengatakan, kondisi perekonomian saat ini cukup positif. Hal ini diharapkan turut menumbuhkan bisnis Syariah, termasuk penghimpunan dana wakaf dari masyarakat kepada Iembaga-Iembaga pengelola wakaf.

CIMB Niaga Syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) terus mendukung pengembangan wakaf dengan mengedukasi masyarakat. Termasuk, dengan menyediakan channel digital yang Iengkap untuk pembayaran wakaf uang dan wakaf melalui uang.

Di antaranya melalui CIMB cliks, Go Mobile, ATM, dan aplikasi e-salaam. ”Masyarakat bisa berwakaf dengan mudah melalui channel digital yang kami sediakanmelalui berbagai kemudahan tersebut. Kami juga menyediakan kode QR (Quick Response) khusus wakaf di sejumlah masjid dan Iembaga wakaf yang dapat dipindai melalui berbagai aplikasi pembayaran di ponsel,” kata Pandji di Surabaya, Kamis (25/7/2019).

Pandji menambahkan, CIMB Niaga Syariah tak sekadar menyediakan kanal pembayaran, lebih dari itu juga membuat produk khusus untuk menghimpun dana wakaf yaitu Tabungan iB Mapan Wakaf. Tersedianya beragam channel serta produk pembayaran wakaf tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan penghimpunan dana wakaf melalui CIMB Niaga Syariah.

Dana wakaf yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai berbagai program. Untuk memaksimalkan hal tersebut, CIMB Niaga Syariah memiliki 15 nazhir (pengelola wakaf) mitra. 

”CIMB Niaga Syariah senantiasa mendukung kemajuan perekonomian umat dengan terus berinovasi menyediakan produk dan Iayanan yang mudah diakses sesuai kebutuhan para nasabah guna mengoptimalkan besarnya potensi bisnis perbankan Syariah di Tanah Air,” tutup Pandji.

Pada kuartal pertama, pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh 61,1 persen Year-on-Year (YoY) menjadi Rp 28,04 triliun. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 51,0 persen YoY menjadi Rp 26,52 triliun. Dengan kinerja tersebut, laba sebelum pajak sebesar Rp 236,52 miliar, naik 54,1 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Chief Economist CIMB Niaga Adrian Panggabean menambahkan, pihaknya cukup optimis prospek pasar keuangan dan perekonomian Indonesia pada semester Il/2019 positif. Prospek positif tersebut di antaranya terlihat dari menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ke level Rp13.900 dan turunnya yield obligasi bertenor 10 tahun ke level 7,0 persen dari 7,80 persen

”Kondisi tersebut merupakan kontribusi dari net foreign inflow di pasar modal yang sangat besar pada semester l/2019, mencapai sekitar Rp160 triliun. Hal ini juga didukung faktor lainnya seperti dollar AS yang relatif soft dibanding bulan Ialu serta kurs mata uang Tiongkok (CNY) yang tidak banyak terdepresiasi terhadap dollar AS,” kata Adrian di tempat yang sama. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved