Kabar Trenggalek

Calon Investor Puji Konsep Bupati Trenggalek Soal Peluang Investasi Ecotourism Berbiaya Murah

Calon investor yang datang ke Kabupaten Trenggalek memuji konsep ecotourism berbiaya murah yang ditawarkan Bupati Trenggalek, M Arifin atau Mas Ipin.

Calon Investor Puji Konsep Bupati Trenggalek Soal Peluang Investasi Ecotourism Berbiaya Murah
Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika paparan di depan calon investor, Jumat (26/7/2019) malam. 

“Di Tangerang, kami membangun perumahan dengan investasi Rp 65 miliar. Di sini barangkali bisa hasilnya serupa dengan investasi yang lebih murah,” kata Zainul.

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – Calon investor yang datang ke Kabupaten Trenggalek memuji konsep ecotourism berbiaya murah yang ditawarkan Bupati Trenggalek, M Nur Arifin atau Mas Ipin, Jumat (26/7/2019) malam.

Mereka menganggap, investasi dengan konsep itu cukup menguntungkan apabila diterapkan di daerah seperti Trenggalek.

“Apa yang ditawarkan masuk akal dan bisa dilaksanakan. Ibaratnya kalau punya mimpi atau target, harus smart,” kata Hence Alfi Pongah dari PT Jakarta Tourisindo, BUMD DKI Jakarta yang bergerak dibidang pariwisata.

Dengan konsep itu, para investor bisa menanamkan modal dengan biaya relatif murah dibanding investasi besar-besaran kelas menangah atas.

Calon Investor Hadir di Trenggalek, Bupati Mas Ipin Tawarkan Investasi Berkonsep Ecotourism

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Di sisi lain, perputaran uang juga lebih cepat karena sesuai dengan pasar yang dituju.
“Seharusnya, setahun-dua tahun, (hasil investasi) bisa moncer,” ucap Hence.

Ia juga menganggap Trenggalek yang bakal menyasar wisatawan dari Yogjakarta juga realistis.
“Apabila ada 10.000 wisatawan di Yogyakarta, sepuluh persennya saja ke Trenggalek, sudah cukup menarik,” ucapnya.

Hance mendorong Pemkab Trenggalek untuk membuat even-even tingkat nasional secara rutin. Terutama di tempat-tempat ikonik yang tidak dimiliki daerah lain.

Misalnya, event Indonesia Climbing Festival yang digelar pekan terakhir Juni lalu di Tebing Sepikul, yang merupakan tebing tertinggi di Jawa Timur.

Konsep investasi bermodal murah, kata dia, juga terbukti berhasil. Ia mencontohkan pengembangan Kepulauan Seribu.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved