Kabar Kediri

Doa Bersama Lintas Agama Dalam HUT Kota Kediri ke 1.140, Berharap Kerukunan Selalu Terpelihara

Dengan menjaga kerukunan banyak dampak positif yang diperoleh Kota Kediri. Seperti bertumbuhnya ekonomi di Kota Kediri yang baik.

Doa Bersama Lintas Agama Dalam HUT Kota Kediri ke 1.140, Berharap Kerukunan Selalu Terpelihara
suryamalang.com/Didik Mashudi
Umat lintas agama berdoa di Balai Kota Kediri mendoakan Kota Kediri semakin sejahtera dan harmoni. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri menggelar doa bersama yang diikuti antar umat beragama. Kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke 1.140 berlangsung di Balai Kota Kediri, Jumat (26/7/2019) malam.

Doa bersama umat lintas agama ini merupakan agenda rutin setiap Hari Jadi Kota Kediri. Doa bersama diikuti umat agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Konghucu serta Penghayat Kepercayaan.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang hadir pada acara itu mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan di Kota Kediri. Serta menurunkan kepada generasi penerus untuk terus menjaga kerukunan dan kemajemukan yang ada di Kota Kediri.

Indeks kerukunan antar umat beragama di Kota Kediri termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai 3,76. “Saya bersyukur karena di hari jadi kita selalu mengadakan doa bersama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama yang ada di Kota Kediri. Kita doakan Kota Kediri supaya lebih sukses lagi dan lebih bermanfaat lagi program-program kerjanya,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan menjaga kerukunan banyak dampak positif yang diperoleh Kota Kediri. Seperti bertumbuhnya ekonomi di Kota Kediri sehingga angka pengangguran terbuka dan kemiskinan di Kota Kediri menurun. Selain itu, banyak pula penghargaan yang telah diraih Kota Kediri.

“Kita dapat penghargaan lagi dari Bapak Presiden inflasi kita terendah di Jawa Bali. Kita terus jaga inflasi agar ekonominya tumbuh serta kemiskinan dan pengangguran kita juga turun,” ungkapnya.

Walikota juga berpesan kepada orang tua untuk menyiapkan putra-putrinya dalam persaingan global. Kota Kediri indeks minat bacanya tinggi tentu ini menjadi modal bagus untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia.

Apalagi saat ini tantangannya adalah globalisasi yang didalamnya ada teknologi. Dimana teknologi ini dapat membawa dampak positif dan negatif.

“Kalau kita ingin generasi kita baik dan lebih sukses tanggung jawab kita adalah harus memberikan asupan-asupan positif bagi anak-anak. Berikan ilmu yang bermanfaat supaya jadi pemenang untuk mengarungi dunia. Namun kita juga harus sisipkan ilmu-ilmu agama supaya mereka jadi insan yang pinter tapi tidak keblinger ,” pesannya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved