Malang Raya

Dipandang Negatif, Bisnis Karaoke Datangkan 'Keuntungan' Ratusan Juta Bagi Pemkab Malang

bisnis karaoke nyatanya dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah Kabupaten Malang. Nilainya, capai ratusan juta.

Dipandang Negatif, Bisnis Karaoke Datangkan 'Keuntungan' Ratusan Juta Bagi Pemkab Malang
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Suasana sebuah tempat karaoke di Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bisnis karaoke di Kabupaten Malang menunjukkan gairah positif dalam hal pendapatan.

Meski ada kontroversi yang mengiringi eksistensi tempat karaoke yang identik dengan gemerlap dunia malam dan pemandu wanita karaoke, bisnis karaoke nyatanya dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah Kabupaten Malang. Nilainya, capai ratusan juta.

”Tahun 2019 kami ada target pajak hiburan. Target kami di tahun 2019 ini pajak hiburan karaoke mencapai Rp 111,2 juta,” terang Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Purnadi ketika dikonfirmasi, Minggu (28/7/2019).

Purnadi menambahkan, pihakya sudah merealisasikan target itu mencapat 77 persen. Sampai bulan Juli ini, sumbangan pendapatan dari bisnis karaoke saja sudah pada angka Rp 86 juta.

Menarik melihat tren sumbangan pendapatan bisnis karaoke ini. Mengacu pada kondisi terkini dan berkaca pada kondisi masa lalu, bisa diartikan bisnis karaoke sedang alami perkembangan.

Tahun 2015,  target yang dipatok Rp 18 juta. Namun,  hingga akhir tahun mampu mendulang surplus lebih dari 87 persen dengan nilai Rp 33 juta.

Rp 63 juta bisa didapat Bapenda Kabupaten Malang pada tahun 2016 dari bisnis karaoke. Padahal target yang dipasang kala itu hanya Rp 42 juta.

Tahun 2017 bisnis karaoke lagi-lagi sumbangkan cuan dengan kontribusi signifikan. Dari target, hanya Rp 44 juta. Bapenda Kabupaten Malang berhasil menggaet pendapatan pajak karaoke hingga Rp 119 juta.

Berlanjut pada tahun 2018, Rp 142 juta didapat Bapenda Kabupaten Malang dari target yang dipasang Rp 103 juta. Berkaca pada pencapaian itu artinya, pendapatan yang didapat dari bisnis karaoke selalu melebih dari target yang dipasang.

Tak ayal, Bapenda Kabupaten Malang mulai andalkan bisnis karaoke sebagai penyumbang pajak potensial bagi  Kabupaten Malang.

”Harapannya, urang dari dua bulan kedepan, target yang dipatok untuk pajak hiburan karaoke bakal terealisasi"

"Kami optimis bisa surplus sekitar 30 persen. Meski pada awal tahun,  target kami tahun ini meningkat dari tahun 2018 lalu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved