Travelling

Fotografer Marrysa Tunjung Sari Berbagai Pengalaman di Panggung Patjar Merah, Kota Malang

Fotografer profesional Marrysa Tunjung Sari yang akrab dipanggil Sasha berbagi pengalaman di panggung Patjar Merah di eks Bioskop Kelud, Kota Malang.

Fotografer Marrysa Tunjung Sari Berbagai Pengalaman di Panggung Patjar Merah, Kota Malang
@poeticpicture
Marrysa Tunjung Sari, fotografer profesional. Ia mengunggah foto ini di akun Instagramnya disertai keterangan berikut: Ini adalah pose foto andalan fotografer sekitar beberapa tahun yang lalu. Mungkin gaya foto ini sudah lama tapi sekitar 10-12 tahun lalu, banyak gaya begini tampil jadi foto profil mereka. Sekarang kayaknya udah pada gengsi  

Membuat foto berarti membangun memori. Ia menyatakan, meski fotografer, ia berpesan harus membangun interaksi dengan lintas genre.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Fotografer profesional Marrysa Tunjung Sari yang akrab dipanggil Sasha berbagi pengalaman di panggung Patjar Merah di eks Bioskop Kelud, Kota Malang, Minggu (28/7/2019).

Ini sebuah kegiatan festival kecil literasi dan pasar buku keliling. Sasha konsen sebagai fotografer travel.

Salah satu peserta, Yogi, menanyakan bagaimana bisa jalan-jalan gratis..

"Sesungguhnya yang gratis itu ada tanda bintangnya (maksudnya syarat). Sebab jalan-jalan gratis itu juga ada bebannya. Kalau salah dihujat, kalau baik jarang dipuji," ujar Sasha.

Maka pastinya jika diundang travel itu ada balasannya. Ia pernah mendapat fasilitas serba kelas satu dari pengundang. "Pasti mengharap sesuatu dari kapasitas kita," terang dia. Misalkan menjadi juri atau lainnya.

Menurutnya, ia tak hanya memotret tapi juga menulis. Ketika dirinya menulis, maka apa yang dia dirasakan ditulisnya.

Biasanya ia juga merekam lewat HP terkait interaksinya dengan narasumber. "Di rumah saya putar lagi rekaman itu. Kadang ada yang miss," ceritanya.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Membuat foto berarti membangun memori. Ia menyatakan, meski fotografer, ia berpesan harus membangun interaksi dengan lintas genre.

Ini malah makin memperkaya diri dan pengalaman. Sehingga tak hanya update ilmu fotografi, tapi bisa bergaul dengan blogger atau vlogger.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved