Malang Raya

Rencana Disbudpar Kota Malang dalam Membina Pokdarwis di Kampung Tematik

"Kali Rolak ini menjadi kampung yang sudah memiliki pokdarwis ke-14 di Kota Malang, setelah mereka dilantik pada dua bulan lalu," ucapnya saat dihubun

edgar
Sejumlah komunitas dan juga relawan se-Malang Raya saat membersihkan bantaran Kali Amprong, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Minggu (28/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang menyambut baik peluncuran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rolakku Indah pada Minggu (28/7/2019).

Peluncuran Pokdarwis di Kali Rolak tersebut menambah jumlah kampung tematik di Kota Malang

Kepala Seksi Pemasaran Disbudpar Kota Malang, Agung H Buana, mengatakan, saat ini di Kota Malang telah ada 17 kampung tematik.

Dari 17 kampung tersebut, 14 kampung di antaranya telah memiliki Pokdarwis.

"Kali Rolak ini menjadi kampung yang sudah memiliki pokdarwis ke-14 di Kota Malang, setelah mereka dilantik pada dua bulan lalu," ucapnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Minggu (28/7/2019).

Wali Kota Sutiaji Sebut Kali Rolak Punya Potensi untuk Jadi Ikon Wisata di Kota Malang

Agung menambahkan, jika tiga kampung yang belum memiliki pokdarwis itu di antaranya ialah kampung yang ada di daerah Sukun, Blimbing dan Lowokwaru.

Mereka belum memiliki pokdarwis lantaran ketiga kampung tersebut belum melakukan persiapan.

"Saat ini masih proses karena mereka juga harus menyiapkan proses internal dulu untuk membentuk Pokdarwis," ujarnya.

Agung mengatakan, Pokdarwis ini memiliki peran yang sangat vital dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di bidang pariwisata.

Oleh karena itu, dalam hal ini Disbudpar telah berupaya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di kampung tematik.

Di antaranya ialah dengan menggelar berbagai macam kegiatan yang sifatnya dapat menguatkan kelembagaan pokdarwis.

Kemudian juga membuat pelatihan yang gunanya untuk mempersiapkan SDM di bidang pemandu wisata khususnya untuk di kampung tematik.

"Kami sudah melakukan pelatihan tata kelola destinasi wisata pada bulan Juli kemarin. Hal ini penting didapatkan untuk temen-temen Pokdarwis dan masyarakat, terutama untuk pengembangan dan penguatan kapasitas SDM," terangnya.

Dengan telah dilaunchingnya pokdarwis di Kali Rolak, Agung berharap, nantinya mereka dapat menampilkan potensi yang ada di daerah tersebut.

"Di Kali Rolakkan potensinya air, maka yang bisa diangkat wisata airnya ialah, susur sungai, coban dan mata air yang ada di Kali Rolak. Dan itu akan menjadi satu paket yang bisa dimanfaatkan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved