Breaking News:

Berita Malang

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Proses Pembuatan Topeng Panji & Suasana Kali Rolak Potensi Wisata

Berita Malang populer hari ini, proses pembuatan topeng panji di kampung budaya Polowijen hingga video suasana kali rolak yang jadi potensi wisata

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Proses Pembuatan Topeng Panji & Suasana Kali Rolak Potensi Wisata 

Dalam pemanfaatan kali rolak ini, Sutiaji akan mengkaji dulu terkait dengan konsep yang nantinya akan dikembangkan.

Maka dari itu, ia meminta kepada Pokdarwis agar melaksanakan ide sementara tersebut sembari menunggu tanggapan dari masyarakat.

"Apa yang dimimta oleh Pokdarwis akan kami kaji. Ini kan sifatnya futuristik. Tapi bagaimana instrumen wisata kali ini bisa menarik orang yang cinta pada kali itu pinginnya seperti apa," ujarnya.

Kata orang nomor satu di Kota Malang, dengan adanya Kali Rolak ini semakin menambah destinasi kampung wisata tematik di Kota Malang.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan sungai, terutama sungai amprong yang ada di Kali Rolak ini.

"Wisata Kali Rolak ini menarik. Kami yakin pasti akan banyak wisatawan yang datang ke sini. Karena juga dekat dengan Interchange Tol Pandaan Malang seksi 5. Wilayah ini juga masuk master plan kami untuk pembangunan kota yang kami arah ke arah sini," tandasnya.

Tak hanya itu dalam acara launching Pokdarwis serangkaian acara juga telah dibuat oleh panitia untuk menyemarakkan kegiatan.

Salah satunya ialah dengan menggelar bazar murah, lomba mewarnai dan panggung hiburan.

Selain itu, beberapa komunitas dan relawan se-Malang Raya juga turut serta membersihkan Kali Rolak.

Mereka bergotong royong membersihkan sampah dan membersihkan tumbuhan liar yang tumbuh di sepanjang badan sungai.

Jadwal Acara GTV SCTV TRANS TV RCTI Indosiar tvONE, Senin 29 Juli, Persela Lamongan Vs Borneo FC

"Ke depan yang mengelola wisata Kali Amprong ini ialah Pokdarwis dan juga warga. Untuk itu kami telah menggandeng beberapa komunitas dan pelaku wisata yang telah biasa mengelola wisata air," ucap Handono Ketua Pokdarwis Rolakku Indah.

Ke depan, Handono berharap, beberapa potensi wisata yang ada di Kali Rolak bisa viral, seperti Coban Belong.

Menurutnya, Coban Belong bentuknya mirip seperti niagara, dan merupakan coban alami yang cocok dijadikan sebagai destinasi wisata.

"Harapanya dengan wisata ini kami bisa menghidupi warga di sekitar sini. Karena banyak UMKM yang ada di sini sehingga nantinya masyarakat bisa lebih mandiri," tandasnya.

Foto: Sejumlah komunitas dan juga relawan se-Malang Raya saat membersihkan bantaran Sungai Amprong yang terletak di Kali Amprong, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Minggu (28/7).

Foto: Jembatan Kali Amprong kini menjadi landmard usai kawasan ini ditetapkan sebagai kampung wisata tematik yang ada di Kota Malang, Minggu (28/7).

3. Rencana Proyek Kereta Gantung di Gunung Bromo

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mengkaji lagi soal pembangunan kereta gantung di Gunung Bromo.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke acara Konferensi Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang, Minggu (28/7/2019).

Suami dari artis Arumi Bachsin ini menjelaskan, bahwa ada dua kajian dalam pembangunan kereta gantung di Gunung Bromo.

Kajian yang pertama bersifat pre-feasibility study, dan yang kedua ialah feasibility study.

"Kalau masih pre bentuk kajiannya itu tidak begitu detail. Kita lihat rona lingkungan dan konsekuensi umum sebelum data primernya kita ambil. Jadi tahapan ini harus dilakukan dalam kegiatan apapun, terutama yang berhubungan dengan alam," terangnya.

Wagub Emil Elestianto Dardak saat bertemu dengan perwakilan siswa-siswi SMK se-Malang di SMKN 11 Malang, Jumat (17/5/2019) siang.
Wagub Emil Elestianto Dardak (Istimewa)

Rencana itu masuk dalam pengembangan wisata gunung yang terletak di empat daerah tersebut, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Untuk itu, kajian kelayakan ini termasuk dalam proses pematangan yang dilakukan Pemrov Jatim dalam pembangunan kereta gantung di Gunung Bromo ini.

"Kemarin Sabtu (27/7/2019), saya bersama Bapak Menteri Bapennas mengikuti Jazz Gunung, laporan ke Ibu (Khofifah Indar Parawansa), jadi salah satu opsi ini akan kita matangkan," ucapnya.

Tak hanya itu, Emil Dardak juga meminta kepada masyarakat terutama kepada para pelaku jasa Jeep di kawasan Bromo agar tidak khawatir.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan kereta gantung tidak akan mengancam pelaku jasa jeep.

Kata Emil, semua keputusan pemerintah terkait dengan rute dan sebagainya sudah dipikirkan secara bersama.

"Jasa Jeep masih sangat diperlukan, karena kabelnya kan tidak lewat lautan pasir. Kita hanya ingin masyarakat dapat pencaharian. Cuma kapasitasnya saja yang sangat terbatas saya merasakan perlu adanya strategi baru lagi," ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke acara Konferensi Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang, Minggu (28/7/2019). (Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)
Selain itu, Pemrov Jatim rencananya juga akan menambah lagi spot-spot baru yang ada di TNBTS.

Emil juga telah mengadakan diskusi dengan para pelaku industri wisata di Gunung Bromo untuk mulai dikembangkan.

"Dari hasil diskusi, selain penanjakan ada poin-poin baru biar wisatawan yang datang ke sana tidak menumpuk. Tinggal aksesnya saja yang nanti akan kami rancang," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved