Selebrita

Buku Inilah yang Bikin Iwan Fals Takut Dipenjara, Saat Membacanya Dilakukan Secara Sembunyi-sembunyi

Buku Bumi Manusia Pramoedya Ananta Toer Bikin Iwan Fals Takut Dipenjara, Saat Membacanya Dilakukan Secara Sembunyi-sembunyi

Editor: eko darmoko
Kompas.com
Iwan Fals 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Iwan Fals mengaku takut dipenjara karena membaca sebuah buku. Agar tidak ditangkap aparat, Iwan Fals pun membaca buku tersebut secara sembunyi-sembunyi.

Lantas buku apakah yang membuat Iwan Fals sampai segitu takutnya? Ternyata buku itu adalah novel mahadahsyat karya penulis besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

Beginilah kisah yang disampaikan Iwan Fals tentang buku mahadahsyat tersebut.

Iwan Fals yang dikenal dengan lagu-lagu bertema kritik sosial ternyata merupakan penggemar novel karya Pramoedya Ananta Toer.

Salah satunya adalah novel berjudul Bumi Manusia yang merupakan bagian pertama dari roman tetralogi Pulau Buru.

Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang diterbitkan Hasta Mitra.
Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang diterbitkan Hasta Mitra. (SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko)

Namun, kesukaan Iwan Fals membaca novel karya Pramoedya Ananta Toer harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Saya baca Tetralogi Buru semuanya, waktu itu bacanya masih sembunyi-sembunyi," ucap Iwan Fals dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin (29/7/2019).

Hal itu karena novel Bumi Manusia dilarang beredar luas oleh pemerintah saat itu, pada era 1980-an.

Di mana keadaan itu juga tidak jauh berbeda dari yang dirasakan Pramoedya Ananta Toer yang tidak disukai oleh pemerintah orde baru.

"Karena masih dilarang. Hanya karena baca bukunya Pak Pram saja, ketahuan, kita bisa di penjara waktu itu,” ujar Iwan Fals.

Suami dari Rosana ini mengaku berterima kasih pada Pramoedya Ananta Toer karena telah membuat berbagai buku yang mampu melecut pikirannya untuk terus berkarya dan mengkritik ketimpangan saat itu.

“Saya berterima kasih pada Pak Pram karena sudah menemani masa muda saya dengan bacaan yang berisi semangat nasionalisme,” ucapnya.

"Pas baca pagi, tahu-tahu sudah sore, tahu-tahu sudah buka puasa. Tulisan Pak Pram sangat kuat. Tulisan Pram, juga membuat saya semangat menulis lagu," katanya.

Tetralogi Buru Pramoedya Ananta Toer terbitan Lentera Dipantara. Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.
Tetralogi Buru Pramoedya Ananta Toer terbitan Lentera Dipantara. Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. (SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko)

Kini, Iwan Fals mendapat kesempatan emas lantaran ia bukan lagi hanya sebagai pembaca setia, namun juga dipercaya untuk menjadi pengisi lagu tema atau original soundtrack versi layar lebar Bumi Manusia yang disutradarai Hanung Bramantyo.

Iwan Fals akan menyanyikan lagu patriotik karya Ismail Marzuki berjudul "Ibu Pertiwi" bersama Once dan Fiersa Besari.

Penyanyi lagu "Bento" ini merasa bangga bisa menjadi bagian kecil dalam karya Pram.

“Saya bangga bisa mengisi lagu dalam film Bumi Manusia,” ujar Iwan.

Film Bumi Manusia bersama film yang diangkat dari karya Pramoedya Anata Toer lainnya berjudul Perburuan, akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada 15 Agustus 2019.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved